Terobosan Baru BPJS Kesehatan: Layanan PANDAWA Kini Beroperasi 24 Jam, Respon Tak Sampai 5 Menit

Siska Wijaya | Menit Ini
16 Apr 2026, 07:21 WIB
Terobosan Baru BPJS Kesehatan: Layanan PANDAWA Kini Beroperasi 24 Jam, Respon Tak Sampai 5 Menit

MenitIni — Di tengah tuntutan zaman yang serba cepat, BPJS Kesehatan melakukan gebrakan signifikan dengan menghadirkan layanan administrasi nonstop. Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini tidak perlu lagi menunggu jam kantor untuk mengurus keperluan administratif, karena inovasi PANDAWA kini telah beroperasi selama 24 jam penuh, bahkan di tengah malam sekalipun.

Langkah Nyata Melalui Program Quick Wins

Langkah revolusioner ini bukan sekadar pembaruan rutin, melainkan bagian dari strategi besar Direksi BPJS Kesehatan periode 2026-2031 melalui 8 Program Quick Wins. Targetnya sangat ambisius: program ini harus memberikan dampak nyata dalam 100 hari kerja pertama dengan fokus utama pada layanan yang responsif dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga

Waspada! Di Balik Protein Tinggi, Ikan Sapu-Sapu Simpan Ancaman Logam Berat dan Risiko Kanker

Waspada! Di Balik Protein Tinggi, Ikan Sapu-Sapu Simpan Ancaman Logam Berat dan Risiko Kanker

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa transformasi ini adalah jawaban atas aspirasi publik yang menginginkan kemudahan akses tanpa sekat waktu. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa negara hadir saat mereka menemui kendala, baik dalam layanan administrasi maupun layanan kesehatan.

“Ekspektasi masyarakat saat ini sangat jelas; mereka ingin respon yang cepat dan solusi konkret di saat itu juga. Inilah yang kami wujudkan melalui PANDAWA 24 jam,” ujar Pujo dalam keterangannya pada Rabu, 15 April 2026.

Transformasi WhatsApp PANDAWA: Dari Jam Kantor ke Layanan Tanpa Jeda

Sebelum adanya pembaruan ini, layanan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) hanya melayani peserta pada pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Kini, batasan waktu tersebut resmi dihapus. Peserta cukup mengirimkan pesan ke nomor resmi BPJS Kesehatan kapan saja mereka membutuhkan bantuan.

Baca Juga

Hati-Hati, Hepatitis Bisa Picu Kerusakan Hati Permanen: Wamenkes Ingatkan Pentingnya Pencegahan

Hati-Hati, Hepatitis Bisa Picu Kerusakan Hati Permanen: Wamenkes Ingatkan Pentingnya Pencegahan

Tidak hanya soal jam operasional, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menekankan adanya standar baru dalam kecepatan pelayanan. Untuk kategori layanan prioritas, pihaknya menjamin respon akan diberikan dalam waktu kurang dari 5 menit.

“Ini adalah standar baru layanan kilat yang kami persembahkan. Kami ingin memastikan peserta JKN merasakan kenyamanan maksimal,” tutur Akmal. Layanan prioritas yang dimaksud mencakup urusan mendesak seperti pendaftaran bayi baru lahir, pengaktifan kembali status kepesertaan, hingga pemutakhiran data identitas seperti alamat dan nomor kontak.

Menuju Digital Welfare State

Langkah BPJS Kesehatan ini mendapat apresiasi dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Ia menilai bahwa transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan merupakan pilar penting dalam mewujudkan konsep digital welfare state atau negara kesejahteraan digital di Indonesia.

Baca Juga

Waspada Racun Tersembunyi! Pakar IPB Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Tercemar

Waspada Racun Tersembunyi! Pakar IPB Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu dari Sungai Tercemar

Meutya menambahkan bahwa pelayanan publik masa depan harus bergeser dari pola reaktif menjadi proaktif. Dengan bantuan teknologi, inefisiensi waktu bisa dipangkas secara drastis sehingga masyarakat mendapatkan haknya dengan lebih mudah.

Inovasi Lain: AI dan Prolanis Muda

Selain PANDAWA 24 jam, BPJS Kesehatan juga memperkenalkan program inovatif lainnya seperti Prolanis Muda, yang dikhususkan bagi penderita penyakit kronis di bawah usia 45 tahun. Di sisi operasional, penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) juga mulai diterapkan untuk mempercepat proses verifikasi klaim dan mengeliminasi berbagai potensi inefisiensi.

Rangkaian inovasi ini diharapkan mampu memperkecil kesenjangan akses layanan kesehatan, bahkan hingga ke daerah terpencil. BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam memberikan perlindungan kesehatan yang inklusif, cepat, dan dapat diandalkan setiap saat.

Siska Wijaya

Siska Wijaya

Editor Cek Fakta yang berdedikasi menelusuri sumber data primer guna memastikan informasi yang tersaji di Menit Ini bebas dari disinformasi.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *