Rahasia Keripik Pare Renyah Tanpa Rasa Pahit: 6 Tips Jitu dari Pakar Camilan Rumahan

Rendi Saputra | Menit Ini
21 Apr 2026, 18:51 WIB
Rahasia Keripik Pare Renyah Tanpa Rasa Pahit: 6 Tips Jitu dari Pakar Camilan Rumahan

MenitIni — Pare sering kali menjadi sayuran yang dihindari oleh sebagian orang karena cita rasanya yang pahit menusuk. Padahal, di balik rasa getir tersebut, sayuran hijau ini menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa. Salah satu cara paling nikmat untuk mengonsumsinya adalah dengan menyulapnya menjadi keripik pare yang gurih dan renyah.

Tantangan terbesarnya tentu saja terletak pada bagaimana cara menaklukkan rasa pahitnya agar bisa dinikmati oleh siapa saja, bahkan oleh anak-anak sekalipun. Menjawab keresahan tersebut, MenitIni merangkum teknik pengolahan rahasia dari pelaku usaha kuliner rumahan agar keripik pare buatan Anda naik kelas.

Sentuhan Tangan Dingin Produsen Rumahan

Adalah Sunarti (51), seorang pengrajin camilan seriping pisang asal Karangklesem, Purwokerto Selatan, yang membagikan rahasia dapur dalam mengolah pare. Menurutnya, kunci utama kelezatan keripik pare bukan hanya pada bumbu, melainkan pada proses pra-penggorengan yang teliti.

Baca Juga

Rangkuman Berita Global: Sanksi Bagi Penyusup Kandang Moo Deng hingga Larangan Gaya Rambut Putri Kim Jong Un

Rangkuman Berita Global: Sanksi Bagi Penyusup Kandang Moo Deng hingga Larangan Gaya Rambut Putri Kim Jong Un

“Banyak yang gagal karena terburu-buru. Padahal, pare butuh perlakuan khusus agar getah pahitnya benar-benar luruh sebelum bertemu minyak panas,” ungkap Sunarti saat berbincang dengan tim MenitIni.

Berikut adalah enam langkah krusial yang bisa Anda praktikkan di rumah:

1. Keajaiban Garam dan Irisan Tipis

Langkah pertama dimulai dari teknik memotong. Pastikan pare diiris setipis mungkin menggunakan pisau tajam atau alat pemotong khusus. Irisan yang tipis akan membantu penguapan kadar air lebih cepat dan memudahkan rasa pahit untuk keluar.

Setelah diiris, taburi pare dengan garam dalam jumlah yang cukup, lalu remas-remas perlahan. Proses ini bertujuan untuk memancing keluar cairan hijau pekat yang membawa rasa pahit. “Jangan ragu untuk memerasnya sampai benar-benar layu dan air pahitnya keluar semua,” tambah Sunarti.

Baca Juga

Buah Utuh, Jus, atau Smoothie? Menyingkap Cara Terbaik Menikmati Nutrisi Alam Menurut Sains

Buah Utuh, Jus, atau Smoothie? Menyingkap Cara Terbaik Menikmati Nutrisi Alam Menurut Sains

2. Teknik Blanching (Pencelupan Air Panas)

Setelah dibilas bersih dari garam, jangan langsung menggorengnya. Lakukan teknik blanching, yakni mencelupkan irisan pare ke dalam air mendidih selama beberapa detik saja. Selain mematikan sisa rasa pahit, teknik ini berfungsi menjaga warna pare agar tetap cantik saat matang nanti. Segera tiriskan setelah dicelupkan agar tekstur tidak menjadi lembek.

3. Formasi Adonan Tepung yang Ringan

Untuk mendapatkan sensasi kriuk yang tahan lama, gunakan adonan tepung yang pas. Campuran tepung terigu, sedikit tepung beras, bawang putih halus, garam, dan merica adalah kombinasi klasik yang paling disarankan. Pastikan adonan tidak terlalu kental. Lapisan tepung yang tipis justru akan memberikan tekstur camilan gurih yang lebih elegan dan tidak keras.

Baca Juga

Resep Rainbow Cake Takaran Gelas: Rahasia Tekstur Lembut dan Warna Cantik Tanpa Timbangan

Resep Rainbow Cake Takaran Gelas: Rahasia Tekstur Lembut dan Warna Cantik Tanpa Timbangan

4. Pengaturan Suhu Minyak yang Stabil

Salah satu kesalahan fatal dalam menggoreng keripik adalah memasukkan bahan saat minyak belum benar-benar panas. Pastikan Anda menggunakan metode deep frying dengan volume minyak yang cukup banyak. Minyak yang panas sempurna akan langsung mengunci tekstur luar keripik, sehingga tidak menyerap minyak berlebih yang bisa memicu rasa enek dan pahit tertinggal.

5. Hindari Terlalu Sering Mengaduk

Kesabaran adalah kunci. Saat pare sudah masuk ke penggorengan, biarkan ia mengeras secara alami. Terlalu sering mengaduk justru akan merusak lapisan tepung dan membuatnya rontok. Cukup balik sesekali hingga warnanya berubah menjadi kuning keemasan yang cantik. Setelah matang, pastikan proses penirisan dilakukan secara maksimal menggunakan kertas penyerap minyak.

Baca Juga

Krisis Petugas Imigrasi di Bandara Incheon: Turis Asing Terjebak Antrean Hingga 2 Jam

Krisis Petugas Imigrasi di Bandara Incheon: Turis Asing Terjebak Antrean Hingga 2 Jam

6. Rahasia Penyimpanan Kedap Udara

Agar kerja keras Anda tidak sia-sia, simpanlah keripik pare di dalam toples yang benar-benar kedap udara. Seringkali keripik menjadi melempem hanya karena terpapar udara luar terlalu lama. Dengan penyimpanan yang tepat, keripik ini bisa menjadi stok lauk kering atau camilan sehat untuk keluarga selama berminggu-minggu.

“Awalnya anak-anak saya tidak suka pare, tapi begitu jadi keripik, mereka malah ketagihan. Rasanya sudah berubah, lebih ke gurih dan ada sensasi unik di lidah,” tutup Sunarti dengan bangga. Kini, giliran Anda mencoba resep ini di dapur sendiri!

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *