Penyesalan Mendalam Chelsea Lepas Marc Guehi, Joe Cole: Dia Seharusnya Jadi Kapten The Blues!

Aris Setiawan | Menit Ini
14 Apr 2026, 20:21 WIB
Penyesalan Mendalam Chelsea Lepas Marc Guehi, Joe Cole: Dia Seharusnya Jadi Kapten The Blues!

MenitIni — Kebijakan transfer Chelsea kembali menuai kritik tajam, kali ini datang dari sang legenda klub, Joe Cole. Sorotan tertuju pada keputusan kontroversial melepas Marc Guehi ke Crystal Palace pada 2021 silam, sebuah langkah yang kini dianggap sebagai blunder fatal yang merugikan stabilitas lini belakang The Blues.

Marc Guehi bukanlah nama asing bagi publik Stamford Bridge. Ia adalah permata asli akademi Chelsea yang telah bergabung sejak usia enam tahun. Namun, perjalanan panjangnya di Cobham berakhir prematur. Setelah tampil gemilang di masa peminjaman bersama Swansea City, Guehi justru dilego ke Crystal Palace dengan nilai transfer sekitar 18 juta pounds—sebuah angka yang kini terasa sangat kecil jika dibandingkan dengan kualitas yang ia tunjukkan sekarang.

Baca Juga

Prediksi PSG vs Liverpool: Duel Panas Perempat Final Liga Champions di Parc des Princes

Prediksi PSG vs Liverpool: Duel Panas Perempat Final Liga Champions di Parc des Princes

Ironi Gol di Hadapan Mantan Klub

Karier Guehi melesat bak meteor. Setelah menjadi pilar di Palace, ia kini telah berseragam Manchester City dan menjadi bagian penting dari skuad timnas Inggris. Ironisnya, Guehi langsung menunjukkan taringnya dengan mencetak gol dalam kemenangan City atas Chelsea, sebuah momen yang disebut Joe Cole sebagai pukulan telak bagi manajemen London Barat.

“Bagi saya, momen terbesar dalam pertandingan tersebut adalah saat Marc Guehi mencetak gol. Itu adalah penyelesaian yang luar biasa. Saya melihat Chelsea sebagai klub yang saat ini sangat membutuhkan sosok bek tengah tangguh, padahal mereka sudah menghabiskan ratusan juta pounds di bursa transfer,” ujar Cole dengan nada penuh penyesalan.

Baca Juga

Sindiran Berkelas Bruno Fernandes untuk Fans MU: Harry Maguire Bukan Sekadar Pemain Lama

Sindiran Berkelas Bruno Fernandes untuk Fans MU: Harry Maguire Bukan Sekadar Pemain Lama

Sosok Pemimpin yang Hilang

Lebih dari sekadar kemampuan teknis, Cole menilai Chelsea telah kehilangan sosok pemimpin alami. Guehi dianggap memiliki karakter kuat yang seharusnya bisa menjadikannya kapten masa depan klub. Gaya mainnya yang tenang namun lugas menjadi bukti bahwa ia adalah pemain kelas dunia yang matang sebelum waktunya.

“Dia datang dan berbicara kepada kami dengan kepercayaan diri tinggi; dia adalah seorang pemimpin sejati. Anda bisa melihat betapa tenangnya dia di lapangan. Dia tumbuh di Chelsea sejak kecil, tapi sekarang dia di City dan terlihat seolah-olah sudah bermain di sana selama puluhan tahun,” tambah Cole.

Desakan Investigasi Internal

Melihat performa impresif Guehi, Cole mendesak manajemen Chelsea untuk melakukan evaluasi mendalam terkait siapa yang bertanggung jawab atas keputusannya hengkang. Menurutnya, kegagalan mempertahankan talenta lokal seperti Guehi adalah pola yang tidak boleh terulang jika Chelsea ingin kembali merajai Liga Inggris.

Baca Juga

Gengsi El Clasico Memanas: Real Madrid Tolak Beri ‘Guard of Honour’ untuk Barcelona

Gengsi El Clasico Memanas: Real Madrid Tolak Beri ‘Guard of Honour’ untuk Barcelona

“Jika saya pemilik klub, saya akan bertanya siapa yang membuat keputusan untuk melepasnya. Tim seharusnya dibangun di sekeliling pemain seperti dia sejak lima tahun lalu. Tanpa adanya pertanggungjawaban, kesalahan strategis seperti ini akan terus menghantui klub,” tutup Cole dengan tegas.

Kisah Marc Guehi kini menjadi pengingat pahit bagi Chelsea bahwa terkadang solusi untuk masalah tim tidak perlu dicari jauh-jauh dengan harga mahal, melainkan ada di depan mata dalam sistem akademi mereka sendiri.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *