Srikandi di Balik Kemudi: Bagaimana Pegadaian Menulis Ulang Narasi Perempuan di Mandalika Kartini Race 2026

Aris Setiawan | Menit Ini
04 Mei 2026, 10:51 WIB
Srikandi di Balik Kemudi: Bagaimana Pegadaian Menulis Ulang Narasi Perempuan di Mandalika Kartini Race 2026

MenitIni — Deru mesin yang memecah keheningan di pesisir Pantai Kuta, Lombok, bukan sekadar tanda dimulainya sebuah kompetisi kecepatan. Di balik kemudi mobil-mobil bertenaga besar yang melaju di lintasan aspal Sirkuit Mandalika, tersimpan semangat emansipasi yang membara. Gelaran Mandalika Kartini Race 2026, yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026, resmi menjadi panggung di mana perempuan Indonesia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di dunia motorsport, melainkan pemain utama yang tangguh.

Ajang yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Circuit ini bukan sekadar balapan biasa. Ia adalah sebuah manifestasi dari perubahan zaman. Selama puluhan tahun, dunia otomotif sering kali dianggap sebagai wilayah kekuasaan laki-laki. Namun, melalui Mandalika Kartini Race, stereotip tersebut perlahan mulai terkikis. Event ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kemeriahan Festival of Speed 2026, yang juga menyuguhkan ajang bergengsi kelas dunia, GT World Challenge Asia.

Baca Juga

Manchester City Gusur Arsenal dari Puncak, Burnley Resmi Terlempar ke Kasta Kedua: Drama di Turf Moor

Manchester City Gusur Arsenal dari Puncak, Burnley Resmi Terlempar ke Kasta Kedua: Drama di Turf Moor

Menghidupkan Spirit Kartini di Atas Lintasan Balap

Pemilihan nama “Kartini Race” tentu memiliki makna filosofis yang mendalam. Terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam menuntut kesetaraan, ajang ini membawa nilai-nilai keberanian dan kemandirian ke era modern. Momentumnya yang berdekatan dengan peringatan Hari Kartini dan International Women’s Day menjadikan balapan ini sebagai simbol refleksi global terhadap pencapaian perempuan di berbagai bidang yang tidak konvensional.

Kehadiran para srikandi di lintasan balap ini menunjukkan bahwa ruang bagi perempuan untuk berkembang kian terbuka lebar. Tidak ada lagi batasan gender saat lampu start menyala hijau. Kecepatan, ketepatan mengambil tikungan, dan strategi teknis menjadi bahasa yang universal bagi siapa saja yang memiliki nyali dan dedikasi tinggi di lintasan balap.

Baca Juga

Jadwal Liga Italia Serie A 25-28 April 2026: Grande Partita AC Milan vs Juventus Menjadi Sorotan Utama

Jadwal Liga Italia Serie A 25-28 April 2026: Grande Partita AC Milan vs Juventus Menjadi Sorotan Utama

Dukungan Strategis Pegadaian: Memberdayakan Lewat Aksi Nyata

Kesuksesan ajang sebesar Mandalika Kartini Race 2026 tentu tidak lepas dari dukungan korporasi yang memiliki visi serupa. PT Pegadaian muncul sebagai garda terdepan dalam mendukung inisiatif ini. Bagi Pegadaian, keterlibatan mereka bukan sekadar urusan branding atau sponsor semata, melainkan bagian dari misi besar untuk mendorong pemberdayaan perempuan di segala sektor, termasuk yang paling menantang sekalipun.

Edy Purwanto, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, menegaskan bahwa partisipasi perusahaan adalah bentuk nyata dari dukungan terhadap emansipasi modern. Menurutnya, keberanian para pembalap perempuan ini mencerminkan karakter nasabah perempuan Pegadaian yang tangguh, mandiri, dan berani menghadapi tantangan ekonomi masa kini.

Baca Juga

Misteri Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026: PSSI Pilih Main Rahasia demi Hindari ‘PHP’

Misteri Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026: PSSI Pilih Main Rahasia demi Hindari ‘PHP’

“Kami di Pegadaian melihat Mandalika Kartini Race sebagai simbol keberanian. Perempuan Indonesia saat ini tidak hanya andal dalam mengelola keuangan keluarga, tetapi juga mampu menunjukkan performa luar biasa di medan yang penuh tantangan teknis. Ini adalah pembuktian bahwa keandalan perempuan tidak perlu diragukan lagi,” ujar Edy dalam keterangannya kepada tim redaksi.

Visi Ekonomi dan Inklusi bagi Kaum Hawa

Senada dengan Edy, Selfie Dewiyanti selaku Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, menyoroti sisi yang lebih luas dari kolaborasi ini. Ia melihat adanya korelasi kuat antara kepercayaan diri di lintasan balap dengan kepercayaan diri perempuan dalam mengelola aset dan investasi. Melalui ajang ini, Pegadaian ingin lebih dekat dengan audiens perempuan yang dinamis dan berorientasi pada prestasi.

Baca Juga

Timnas Futsal Indonesia Runner-up AFF 2026: Regenerasi Berhasil, Stok Pemain Kini Melimpah

Timnas Futsal Indonesia Runner-up AFF 2026: Regenerasi Berhasil, Stok Pemain Kini Melimpah

“Kami berkomitmen untuk terus membuka peluang bagi perempuan untuk berprestasi di bidang-bidang yang selama ini belum banyak terwakili oleh mereka. Dukungan kami di Mandalika adalah cara kami mengatakan bahwa perempuan bisa menjadi apa saja yang mereka inginkan, baik itu menjadi pengusaha sukses maupun menjadi pembalap wanita profesional,” tutur Selfie. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini selaras dengan produk-produk layanan Pegadaian yang kini semakin relevan dengan kebutuhan perempuan modern yang melek literasi keuangan.

Membangun Ekosistem Motorsport yang Inklusif

Mandalika Kartini Race 2026 juga menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem motorsport nasional yang inklusif. Melalui inisiasi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI), program Women in Motorsport kini menjadi fokus utama. Komisi yang dipimpin oleh pembalap legendaris Alexandra Asmasoebrata untuk periode 2025–2030 ini memiliki target ambisius: regenerasi.

Baca Juga

Sugiono Resmi Nahkodai PB IPSI: Melanjutkan Estafet Prabowo demi Ambisi Olimpiade

Sugiono Resmi Nahkodai PB IPSI: Melanjutkan Estafet Prabowo demi Ambisi Olimpiade

Program-program seperti Girls on Track mulai diintegrasikan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada remaja putri tentang peluang karier di dunia balap, baik sebagai atlet, teknisi, maupun manajemen tim. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyatakan bahwa Sirkuit Mandalika akan selalu terbuka menjadi laboratorium bagi talenta-talenta baru ini.

“Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi yang berkelanjutan. Potensi pembalap perempuan Indonesia sangat besar, dan melalui ajang seperti Kartini Race, kami memberikan panggung bagi mereka untuk mendapatkan eksposur internasional. Kami ingin melihat lebih banyak bendera Merah Putih dikibarkan oleh tangan-tangan tangguh perempuan Indonesia di podium dunia,” kata Priandhi dengan penuh optimisme.

Daftar Srikandi yang Menghiasi Lintasan Mandalika

Ajang ini diikuti oleh deretan nama besar yang sudah tidak asing lagi di telinga para pecinta otomotif tanah air. Mereka adalah representasi dari berbagai generasi, mulai dari yang senior hingga talenta muda yang sedang bersinar. Kehadiran mereka menjadi daya tarik utama bagi ribuan penonton yang memadati tribun sirkuit. Berikut adalah beberapa nama yang ambil bagian dalam kompetisi ini:

  • Alexandra Asmasoebrata – Ikon balap formula Indonesia yang kini aktif membina bakat muda.
  • Alinka Hardianti – Ratu drifting dan balap turing yang dikenal memiliki kontrol kendaraan luar biasa.
  • Clio Tjonadi – Talenta muda yang menunjukkan progres pesat di ajang balap internasional.
  • Ine Rosdiana, Belove Athaya, dan Audya – Generasi baru yang membawa kesegaran di lintasan.
  • Anjani Harjo, Vivit Fariana, serta Patricia Revalina Purnomo – Pembalap yang membuktikan konsistensi performa di berbagai seri balapan nasional.

Dampak Luas bagi Pariwisata dan Ekonomi Nasional

Selain aspek kompetisi, gelaran Mandalika Kartini Race 2026 juga membawa angin segar bagi sektor pariwisata Lombok. Dengan eksposur global yang dihasilkan dari sinergi dengan GT World Challenge Asia, citra Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia semakin kokoh. Hotel-hotel di sekitar kawasan sirkuit penuh, dan pelaku UMKM lokal mendapatkan berkah dari kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

Pegadaian juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi mengenai investasi emas dan layanan pembiayaan yang dapat membantu masyarakat lokal meningkatkan skala usaha mereka. Hal ini menciptakan simbiosis mutualisme antara olahraga, pemberdayaan sosial, dan pertumbuhan ekonomi mikro.

Harapan untuk Masa Depan Balap Perempuan Indonesia

Menutup rangkaian acara yang penuh emosi ini, Mandalika Kartini Race diharapkan bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi katalisator bagi lahirnya akademi balap khusus perempuan yang lebih terstruktur di Indonesia. Semangat yang dibawa oleh PT Pegadaian dan MGPA memberikan sinyal kuat bahwa masa depan otomotif Indonesia akan jauh lebih berwarna dengan keterlibatan aktif kaum perempuan.

Dengan berakhirnya balapan ini, pesan yang tertinggal di aspal Mandalika sangat jelas: bahwa kecepatan tidak mengenal gender, dan keberanian tidak memiliki batas. Perempuan Indonesia telah membuktikan bahwa mereka mampu menaklukkan setiap tikungan tajam kehidupan, baik di lintasan balap maupun dalam membangun ekonomi bangsa. Bersama dukungan dari berbagai pihak, perjalanan para Srikandi ini baru saja dimulai.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *