Kuala Lumpur Sabet Predikat Kota Paling Berwarna di Asia, Bagaimana Posisi Indonesia?

Rendi Saputra | Menit Ini
19 Apr 2026, 20:51 WIB
Kuala Lumpur Sabet Predikat Kota Paling Berwarna di Asia, Bagaimana Posisi Indonesia?

MenitIni — Dunia pariwisata modern kini tidak lagi sekadar tentang jejak sejarah atau kelezatan kuliner, melainkan juga tentang sejauh mana sebuah destinasi mampu memanjakan mata melalui spektrum warnanya yang kaya. Sebuah studi terbaru yang dirilis oleh perusahaan asuransi perjalanan asal Irlandia, JustCover, mengungkap deretan kota dengan visual paling semarak di dunia. Hasilnya cukup mengejutkan bagi publik Asia Tenggara: Kuala Lumpur berhasil dinobatkan sebagai kota paling berwarna di Asia, sementara Indonesia justru absen dalam daftar sepuluh besar dunia.

Dominasi Lisbon dan Pesona Visual Global

Secara global, posisi puncak ditempati oleh Lisbon, ibu kota Portugal. Berdasarkan analisis mendalam terhadap jutaan dokumentasi visual, Lisbon tercatat memiliki lebih dari 2,6 juta variasi warna unik. Kota ini dikenal dengan bangunan-bangunan berwarna pastel yang lembut, ubin berpola artistik di kawasan bersejarah Alfama, serta trem kuning ikonik yang membelah jalanan sempit nan berbukit. Tak heran jika Lisbon dianggap sebagai destinasi liburan estetik yang sempurna bagi para pemburu konten visual.

Baca Juga

Rahasia Bolu Kukus Zebra Lembut Takaran Gelas: Tampilan Mewah, Cara Sederhana Ala MenitIni

Rahasia Bolu Kukus Zebra Lembut Takaran Gelas: Tampilan Mewah, Cara Sederhana Ala MenitIni

Kuala Lumpur: Permata Berwarna di Jantung Asia

Turun ke peringkat kedua dunia sekaligus memimpin di kancah Asia, Kuala Lumpur tampil memukau dengan skor vibrasi mencapai 94,5. JustCover mencatat bahwa ibu kota Malaysia ini menawarkan kontras warna yang sangat dramatis antara arsitektur pencakar langit yang futuristik dengan bangunan-bangunan tradisional yang sarat nilai historis. Salah satu daya tarik yang paling mencolok adalah kehadiran ornamen kuil yang megah serta tangga pelangi yang ikonik di Batu Caves—meski secara teknis berada di pinggiran kota, situs ini menjadi representasi kuat dari identitas warna-warni wisata Kuala Lumpur.

Metodologi di Balik ‘Skor Vibrasi’

Bagaimana sebuah kota diukur tingkat warnanya? Studi ini menggunakan pendekatan teknologi dengan mengumpulkan ribuan gambar dari 78 destinasi populer dunia. Gambar yang dianalisis mencakup pemandangan udara, cakrawala kota, arsitektur, hingga landmark terkenal. Menariknya, seluruh foto yang digunakan diklaim murni tanpa filter (unfiltered). Alat analisis warna kemudian bekerja mengukur jumlah warna unik dalam setiap piksel gambar untuk menentukan “skor vibrasi” akhir sebuah kota.

Baca Juga

AIA Vitality Women’s 10K 2026: Menggerakkan Semangat Perempuan Melalui Ekosistem Lari yang Inklusif

AIA Vitality Women’s 10K 2026: Menggerakkan Semangat Perempuan Melalui Ekosistem Lari yang Inklusif

Daftar 10 Kota Paling Berwarna di Dunia

Berikut adalah peringkat sepuluh besar kota dengan visual paling hidup menurut studi JustCover:

  • Lisboa, Portugal – 100
  • Kuala Lumpur, Malaysia – 94,5
  • Porto, Portugal – 91,6
  • Cartagena, Kolombia – 91,4
  • Rio de Janeiro, Brasil – 89,1
  • Guanajuato, Meksiko – 71,2
  • Havana, Kuba – 70,6
  • Hanoi, Vietnam – 69
  • New Orleans, AS – 67,1
  • Medellín, Kolombia – 65,7

Eksotisme Warna dari Kolombia hingga Brasil

Di urutan ketiga, Portugal kembali unjuk gigi melalui Porto yang menonjol berkat atap genteng terakota dan deretan rumah berwarna-warni di tepian Sungai Douro. Sementara itu, di posisi keempat, ada Cartagena di Kolombia yang memikat wisatawan dengan Menara Jam kuningnya yang legendaris serta balkon-balkon rumah yang selalu dipenuhi bunga beraneka warna.

Baca Juga

Aksi Nekat Dua Turis Asing Mencuri di Bandara Changi: Dari Parfum Mewah Hingga Ancaman Penjara

Aksi Nekat Dua Turis Asing Mencuri di Bandara Changi: Dari Parfum Mewah Hingga Ancaman Penjara

Brasil pun tak ketinggalan dengan Rio de Janeiro yang menempati posisi kelima. Kota ini memiliki lebih dari 2,3 juta warna unik, di mana Tangga Selarón yang dilapisi ubin keramik kuning, biru, dan hijau menjadi magnet utama bagi jutaan turis setiap tahunnya. Fenomena ini membuktikan bahwa estetika visual kini menjadi faktor krusial dalam menentukan destinasi wisata dunia di era media sosial.

Meski Indonesia memiliki banyak kota dengan potensi visual yang tinggi, absennya kota-kota tanah air dalam daftar ini menjadi catatan menarik. Barangkali, ini adalah saat yang tepat bagi industri pariwisata Indonesia untuk lebih menonjolkan karakter warna lokal yang unik agar mampu bersaing di panggung estetika global.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *