Kabar Gembira! Kanada Berikan Kemudahan Bebas Visa bagi Turis Indonesia, Simak Syarat dan Prosedur eTA

Rendi Saputra | Menit Ini
27 Mei 2026, 18:52 WIB
Kabar Gembira! Kanada Berikan Kemudahan Bebas Visa bagi Turis Indonesia, Simak Syarat dan Prosedur eTA

MenitIni — Sebuah terobosan diplomatik besar baru saja diumumkan oleh pemerintah Kanada yang dipastikan akan disambut antusias oleh para pecinta jalan-jalan di tanah air. Mulai Selasa, 26 Mei 2026, Kanada secara resmi melakukan perombakan signifikan pada kebijakan imigrasinya, memberikan karpet merah bagi warga negara Indonesia untuk berkunjung ke Negeri Maple tersebut dengan skema bebas visa yang jauh lebih praktis.

Kebijakan revolusioner ini bukan sekadar pelonggaran administratif, melainkan bagian dari visi besar Kanada untuk mempererat hubungan bilateral dengan negara-negara kunci di kawasan Indo-Pasifik. Menteri Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada, Lena Metlege Diab, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempermudah mobilitas orang, memperkuat jejaring bisnis, serta membuka peluang ekonomi baru bagi kedua belah pihak.

Baca Juga

Rahasia Semur Ayam Empuk Tanpa Minyak: Resep Sehat ala MenitIni yang Bumbunya Meresap Sempurna

Rahasia Semur Ayam Empuk Tanpa Minyak: Resep Sehat ala MenitIni yang Bumbunya Meresap Sempurna

Visi Strategis di Balik Kemudahan Akses Perjalanan

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan yang matang. Dalam keterangannya, Lena Metlege Diab mengungkapkan bahwa transformasi persyaratan masuk ini bertujuan untuk memperdalam keterlibatan Kanada di kawasan Asia Tenggara. Dengan mempermudah akses bagi pelancong dari Indonesia dan Malaysia, Kanada berharap dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan perdagangan internasional serta investasi jangka panjang.

“Kami ingin mempermudah orang-orang untuk saling terhubung, melakukan bisnis, dan berkontribusi secara nyata pada pertumbuhan ekonomi Kanada,” ujar Metlege Diab. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini tetap diseimbangkan dengan komitmen tinggi terhadap keamanan perbatasan, sehingga proses pemeriksaan tetap berjalan ketat namun jauh lebih efisien bagi mereka yang memiliki rekam jejak perjalanan yang baik.

Baca Juga

Bikin Iri! Intip Mewahnya Bingkisan Bridesmaid Syifa Hadju: Dari Skincare High-End hingga Mesin Kopi Retro

Bikin Iri! Intip Mewahnya Bingkisan Bridesmaid Syifa Hadju: Dari Skincare High-End hingga Mesin Kopi Retro

Siapa Saja yang Berhak Menikmati Fasilitas Bebas Visa Ini?

Penting untuk dicatat bahwa fasilitas “bebas visa” ini berbentuk peralihan ke sistem Otorisasi Perjalanan Elektronik atau Electronic Travel Authorization (eTA). Namun, tidak semua pemegang paspor Indonesia secara otomatis bisa menggunakannya. Fasilitas ini ditujukan khusus bagi kategori pelancong tertentu yang dianggap memiliki profil risiko rendah.

Berikut adalah kriteria utama bagi warga negara Indonesia yang ingin menggunakan eTA untuk masuk ke Kanada:

  • Pernah memegang Visa Penduduk Sementara atau Temporary Resident Visa (TRV) Kanada dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
  • Atau, saat ini sedang memegang visa non-imigran Amerika Serikat (AS) yang masih berlaku.
  • Hanya berlaku bagi pelancong yang masuk atau transit melalui Kanada melalui jalur udara (pesawat terbang).

Bagi Anda yang sudah memiliki visa kunjungan Kanada (TRV) yang masih aktif, Anda tidak perlu mengajukan eTA. Visa lama Anda tetap berlaku dan bisa digunakan untuk masuk ke Kanada hingga masa berlakunya habis. Namun, bagi yang belum memiliki visa namun memenuhi syarat di atas, sistem eTA akan menjadi solusi yang jauh lebih cepat dan murah.

Baca Juga

Aksi Nekat Dua Turis Asing Mencuri di Bandara Changi: Dari Parfum Mewah Hingga Ancaman Penjara

Aksi Nekat Dua Turis Asing Mencuri di Bandara Changi: Dari Parfum Mewah Hingga Ancaman Penjara

Panduan Lengkap Mengajukan eTA Kanada yang Praktis

Berbeda dengan pengajuan visa konvensional yang kerap memakan waktu berminggu-minggu dan membutuhkan sesi wawancara atau pengambilan biometrik, proses eTA sangatlah sederhana. Seluruh proses dilakukan secara daring (online) melalui situs resmi IRCC (Immigration, Refugees and Citizenship Canada).

Para pemohon hanya perlu menyiapkan beberapa dokumen dasar seperti paspor yang masih valid, alamat email aktif, dan kartu kredit atau debit untuk pembayaran biaya administrasi. Biaya pengajuan eTA ini tergolong sangat terjangkau, yakni hanya sebesar 7 dolar Kanada atau sekitar Rp90.000 saja.

Setelah formulir dikirimkan, mayoritas aplikasi akan mendapatkan persetujuan hanya dalam hitungan menit. Status persetujuan akan dikirimkan langsung melalui email. Namun, dalam beberapa kondisi tertentu, petugas mungkin memerlukan waktu tambahan hingga 72 jam jika ada informasi lebih lanjut yang perlu dikonfirmasi. Oleh karena itu, pelancong disarankan untuk mengurus eTA setidaknya beberapa hari sebelum jadwal keberangkatan tiket pesawat Anda.

Baca Juga

Thailand Luncurkan THIM: Revolusi Kartu Kedatangan Digital dan Aturan Visa Terbaru Bagi Turis Indonesia

Thailand Luncurkan THIM: Revolusi Kartu Kedatangan Digital dan Aturan Visa Terbaru Bagi Turis Indonesia

Masa Berlaku dan Ketentuan Penggunaan eTA

Satu hal yang membuat eTA sangat menguntungkan adalah masa berlakunya yang cukup panjang. Secara umum, eTA akan tetap aktif hingga lima tahun sejak tanggal diterbitkan atau hingga paspor Anda habis masa berlakunya—mana pun yang terjadi lebih dulu. Selama eTA masih valid, Anda diizinkan untuk masuk dan keluar Kanada berkali-kali (multiple entry) untuk kunjungan singkat, biasanya hingga enam bulan setiap kunjungan.

Meskipun eTA memberikan kemudahan luar biasa, perlu diingat bahwa dokumen ini bukanlah jaminan mutlak bagi seseorang untuk bisa masuk ke Kanada. Petugas perbatasan di bandara tetap memiliki wewenang penuh untuk melakukan pemeriksaan akhir dan menentukan apakah seorang pelancong diizinkan masuk ke wilayah Kanada atau tidak.

Baca Juga

Eksplorasi Rasa di Kota Pahlawan: 12 Rekomendasi Tahu Campur Legendaris Surabaya yang Wajib Dikunjungi

Eksplorasi Rasa di Kota Pahlawan: 12 Rekomendasi Tahu Campur Legendaris Surabaya yang Wajib Dikunjungi

Menilik Kedekatan Ekonomi Indonesia dan Kanada

Kebijakan visa yang lebih longgar ini juga menjadi cerminan dari semakin mesranya hubungan ekonomi kedua negara. Berdasarkan data tahun 2025, Indonesia telah memantapkan posisinya sebagai mitra dagang barang terbesar ketiga bagi Kanada di kawasan Asia Tenggara. Nilai perdagangan bilateral kedua negara tercatat menembus angka fantastis sebesar 6,75 miliar dolar Kanada.

Tak hanya itu, ekspor barang dari Kanada ke Indonesia juga mengalami tren positif dengan nilai mencapai 3 miliar dolar Kanada. Angka ini menjadikan Indonesia sebagai pasar ekspor terbesar kedua bagi Kanada di Asia Tenggara. Dari sisi pariwisata, arus kunjungan juga terus meningkat. Pada tahun 2025 saja, tercatat ada sekitar 18.300 wisatawan asal Indonesia yang berkunjung ke Kanada, dan jumlah ini diprediksi akan melonjak drastis dengan adanya kemudahan eTA ini.

Perbandingan dengan Kebijakan Negara Lain

Langkah Kanada ini sejalan dengan tren global dalam mempermudah mobilitas internasional bagi negara-negara mitra strategis. Sebelumnya, pada November 2025, Kanada telah memberikan pembebasan visa penuh bagi warga negara Qatar. Meskipun kebijakan untuk Indonesia dan Malaysia masih bersifat eTA bersyarat, ini tetap merupakan kemajuan besar dibandingkan prosedur visa tradisional yang rumit.

Program perluasan eTA serupa sebelumnya juga telah sukses diterapkan pada Juni 2023 untuk 13 negara lainnya, termasuk Filipina dan Thailand. Keberhasilan program tersebut dalam meningkatkan angka kunjungan wisata dan efisiensi birokrasi menjadi fondasi bagi Kanada untuk memperluas cakupannya ke Indonesia di tahun 2026 ini.

Bagi Anda yang sudah lama memimpikan untuk melihat keindahan Air Terjun Niagara, menjelajahi pegunungan di Banff, atau sekadar menikmati suasana kosmopolitan di Toronto dan Vancouver, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai merencanakan perjalanan. Pastikan paspor Anda dalam kondisi prima dan cek kembali riwayat perjalanan luar negeri Anda untuk memanfaatkan fasilitas eTA Kanada yang luar biasa ini.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *