Adu Nyali di Borneo: Aldio Oekon dan DMO Pertamax Turbo Fin+ Amankan Podium Runner-Up Kejurnas Rally 2026

Dewi Amalia | Menit Ini
10 Mei 2026, 16:51 WIB
Adu Nyali di Borneo: Aldio Oekon dan DMO Pertamax Turbo Fin+ Amankan Podium Runner-Up Kejurnas Rally 2026

MenitIni — Debu beterbangan dan deru mesin mobil spesifikasi dunia memecah keheningan bumi Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Di tengah persaingan paling sengit dalam sejarah balap tanah air, tim DMO Pertamax Turbo Fin+ berhasil mencuri perhatian. Pereli andalan mereka, Aldio Oekon, yang berpasangan dengan co-driver Respati Adhi, sukses mengamankan podium kedua pada seri pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2026 yang berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 8-9 Mei 2026.

Dominasi Hyundai i20 N Rally2 di Kelas Neraka

Kejurnas Rally tahun ini bukanlah kompetisi biasa. Kelas RC2, yang menjadi kasta tertinggi, bertransformasi menjadi “kelas neraka” dengan kehadiran delapan mobil spesifikasi Rally2 dari berbagai tim pabrikan papan atas. Mengandalkan Hyundai i20 N Rally2, Aldio Oekon harus berjibaku melawan deretan pereli elit yang semuanya dibekali teknologi motorsport global.

Baca Juga

Investasi SDM Masa Depan, Daihatsu Hadirkan Fasilitas DOJO di SMK Islam 1 Blitar untuk Standarisasi Industri Otomotif

Investasi SDM Masa Depan, Daihatsu Hadirkan Fasilitas DOJO di SMK Islam 1 Blitar untuk Standarisasi Industri Otomotif

Keberhasilan Aldio menapaki podium kedua merupakan sebuah pernyataan tegas bahwa tim DMO Pertamax Turbo Fin+ siap menjadi penantang gelar juara musim ini. Hasil ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan buah dari adaptasi cepat terhadap mobil yang memiliki performa tinggi namun menuntut presisi luar biasa dari sang pengemudi.

Lanskap Banjarbaru: Kecepatan Tinggi dan Jebakan Tersembunyi

Lintasan di Banjarbaru dikenal memiliki karakter unik yang bisa menjadi bumerang bagi pereli yang terlalu percaya diri. Karakter lintasan gravel yang dominan memberikan tantangan berupa kecepatan tinggi (high speed), namun di balik itu, terdapat banyak jebakan berupa lubang atau gundukan yang bisa merusak suspensi dalam sekejap.

“Lintasan Borneo kali ini benar-benar memberikan perspektif baru bagi kami semua. Karakteristiknya sangat cepat, namun banyak sekali titik yang menipu. Jika proses recce atau survei lintasan tidak dilakukan dengan teliti, risikonya sangat besar. Pace note harus benar-benar akurat hingga ke detail terkecil,” ungkap Aldio dalam sesi wawancara setelah balapan.

Baca Juga

Inovasi Kendaraan Operasional Makan Bergizi Gratis Curi Perhatian di GIICOMVEC 2026

Inovasi Kendaraan Operasional Makan Bergizi Gratis Curi Perhatian di GIICOMVEC 2026

Strategi Cerdas: Antara Agresivitas dan Ketahanan

Dalam dunia rally, kecepatan bukanlah satu-satunya faktor penentu kemenangan. Aldio Oekon membuktikan bahwa kematangan strategi adalah kunci untuk bertahan hingga garis finis. Pada hari pertama, Aldio memilih untuk tidak langsung menekan gas secara maksimal.

Filosofi balap yang ia terapkan adalah “finish first, first you must finish”. Pada Special Stage (SS) 1 hingga SS3, Aldio lebih fokus mencari ritme berkendara yang nyaman, membaca tingkat cengkeraman ban (grip), serta menjaga temperatur mesin agar tetap stabil. Pendekatan ini terbukti efektif ketika banyak kompetitor lain mulai mengalami kendala teknis akibat terlalu memaksakan mobil di awal lomba.

Baru setelah memasuki SS4 dan SS5, Aldio mulai meningkatkan tensi balapannya. Dengan feeling mobil yang sudah menyatu dan pemahaman trek yang lebih baik, ia berhasil memangkas selisih waktu secara signifikan. Persaingan di setiap stage berlangsung sangat ketat, di mana jarak antar pembalap seringkali hanya terpaut hitungan nol koma sekian detik.

Baca Juga

BMW Cetak Rekor Produksi 2 Juta Mobil Listrik: Strategi Neue Klasse dan Tantangan Pasar Global yang Dinamis

BMW Cetak Rekor Produksi 2 Juta Mobil Listrik: Strategi Neue Klasse dan Tantangan Pasar Global yang Dinamis

Sinergi Pertamax Turbo dan Performa Mesin Hyundai

Keandalan Hyundai i20 N Rally2 milik tim DMO Pertamax Turbo Fin+ sepanjang dua hari balapan tidak lepas dari dukungan teknis yang mumpuni. Penggunaan bahan bakar Pertamax Turbo memberikan performa mesin yang stabil dan responsif, meski harus menghadapi cuaca ekstrem dan debu yang pekat di Kalimantan.

Aldio memberikan apresiasi tinggi kepada tim mekanik dan engineer yang bekerja tanpa lelah, terutama saat sesi service yang hanya berdurasi 45 menit. Kerja cepat dan akurat dari tim pendukung, termasuk dukungan dari Rocket Racing Bali, memastikan kendaraan selalu dalam kondisi prima sebelum memasuki stage berikutnya.

Drama di Kelas M1 dan Harapan Putaran Kedua

Sayangnya, keberuntungan belum berpihak sepenuhnya pada seluruh skuad tim. Donny M yang berpasangan dengan Pramu Rahardjo di Kelas M1 harus menerima kenyataan pahit setelah mengalami kendala teknis yang memaksa mereka tidak bisa menyelesaikan lomba. Padahal, performa Donny di awal balapan sempat menunjukkan potensi yang menjanjikan.

Baca Juga

Eksplorasi Chery TIGGO 8 CSH: SUV 7-Penumpang yang Menyeimbangkan Performa Gahar dan Efisiensi PHEV yang Radikal

Eksplorasi Chery TIGGO 8 CSH: SUV 7-Penumpang yang Menyeimbangkan Performa Gahar dan Efisiensi PHEV yang Radikal

Meski demikian, semangat juang tim tidak padam. Donny menyatakan optimisme tinggi untuk bangkit pada putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung di lokasi yang sama pada Minggu, 10 Mei 2026. Evaluasi mendalam telah dilakukan untuk memastikan masalah serupa tidak terulang kembali.

Menatap Masa Depan Kejurnas Rally 2026

Keberhasilan di Banjarbaru ini menjadi modal berharga bagi Aldio Oekon untuk mengarungi musim kompetisi 2026 yang masih panjang. Dengan delapan mobil Rally2 yang bersaing di kelas RC2, setiap seri diprediksi akan menjadi pertarungan strategi dan ketahanan fisik bagi para pereli.

Penyelenggaraan seri pembuka ini juga mendapat pujian karena mampu menghadirkan tantangan teknis yang berkualitas internasional namun tetap mengedepankan standar keamanan yang tinggi. Bagi para penggemar balap mobil di tanah air, musim 2026 dipastikan akan menjadi salah satu tahun paling menarik untuk diikuti.

Baca Juga

Rekor Spektakuler Beijing Auto Show 2026: Menakar Dominasi Baru Industri Otomotif Masa Depan

Rekor Spektakuler Beijing Auto Show 2026: Menakar Dominasi Baru Industri Otomotif Masa Depan

Dengan raihan posisi runner-up di seri pertama, Aldio Oekon kini bertengger di papan atas klasemen sementara. Fokus tim sekarang adalah menjaga konsistensi dan terus melakukan pengembangan pada set-up kendaraan agar tetap kompetitif di lintasan-lintasan berikutnya yang mungkin memiliki karakter berbeda dari bumi Borneo.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *