Janice Tjen Bidik Gelar di Open de Rouen 2026, Strategi Bangkit dari Tekanan WTA Tour

Aris Setiawan | Menit Ini
13 Apr 2026, 18:21 WIB
Janice Tjen Bidik Gelar di Open de Rouen 2026, Strategi Bangkit dari Tekanan WTA Tour

MenitIni — Langkah strategis diambil oleh bintang tenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, demi mengembalikan performa terbaiknya di lintasan profesional. Setelah menjalani periode menantang di turnamen-turnamen kasta tertinggi, Janice memutuskan untuk berlaga di level WTA 250 dengan berpartisipasi dalam ajang Open de Rouen 2026. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung di Kompleks Olahraga Kindarena, Rouen, Prancis, pada 13–19 April mendatang.

Keputusan ini tampaknya menjadi upaya Janice untuk membangun kembali momentum kemenangannya. Meski bermain di level yang sedikit di bawah turnamen sebelumnya, status Janice di kancah internasional tetap sangat diperhitungkan. Berdasarkan daftar peserta resmi, petenis yang kini menduduki peringkat 41 dunia tersebut langsung menyandang status sebagai unggulan keenam dalam turnamen ini.

Baca Juga

Piala Presiden 2025 Cetak Sejarah Baru, Harsiwi Achmad: Edisi Paling Sukses di Segala Lini

Piala Presiden 2025 Cetak Sejarah Baru, Harsiwi Achmad: Edisi Paling Sukses di Segala Lini

Misi Mengakhiri Paceklik Kemenangan

Turunnya Janice ke level WTA 250 menjadi sorotan menarik bagi para pecinta olahraga tenis. Sejak awal tahun 2026, atlet andalan tanah air ini memang sangat ambisius bersaing di turnamen elite. Perjalanannya dimulai dari panggung megah Australian Open yang merupakan ajang Grand Slam, hingga rentetan turnamen WTA 1000 dan WTA 500 seperti Charleston Open.

Sayangnya, persaingan di level papan atas tersebut terbukti sangat sengit bagi Janice. Dalam empat turnamen terakhirnya, ia harus menelan pil pahit setelah tersingkir di babak pertama secara berturut-turut. Open de Rouen 2026 pun menjadi turnamen kategori WTA 250 ketiga yang ia ikuti tahun ini, setelah sebelumnya sempat mencicipi atmosfer ASB Classic dan Hobart International di awal musim.

Baca Juga

Jadwal BRI Super League 27-30 April 2026: Panasnya Derbi Jatim Arema vs Persebaya dan Ujian Berat Persib Bandung

Jadwal BRI Super League 27-30 April 2026: Panasnya Derbi Jatim Arema vs Persebaya dan Ujian Berat Persib Bandung

Peta Persaingan dan Status Unggulan

Sebagai unggulan keenam, Janice Tjen akan bersaing dengan deretan pemain top lainnya yang juga mengincar poin krusial di Rouen. Di posisi unggulan teratas, terdapat nama-nama besar seperti Marta Kostyuk dari Ukraina (peringkat 27) dan petenis veteran Rumania, Sorana Cirstea (peringkat 29). Selain itu, tantangan juga datang dari duet Amerika Serikat, Hailey Baptiste dan Ann Li.

Peluang Janice untuk melaju jauh sebenarnya terbuka lebar, terutama setelah mundurnya petenis top Ceko, Markéta Vondroušová, dari daftar peserta. Dengan komposisi unggulan yang ada, Janice diharapkan mampu memanfaatkan pengalamannya bertanding di level tinggi untuk mendominasi lapangan tanah liat di Prancis.

Baca Juga

Dominasi di Parc des Princes, PSG Bekuk Liverpool Dua Gol Tanpa Balas

Dominasi di Parc des Princes, PSG Bekuk Liverpool Dua Gol Tanpa Balas

Reuni Panas Kontra Anna Bondar

Ujian pertama Janice di Rouen akan datang dari petenis asal Hungaria, Anna Bondar. Menariknya, ini bukan kali pertama keduanya saling berhadapan di atas lapangan. Pertemuan ini seolah menjadi napak tilas kesuksesan Janice di masa lalu. Tahun lalu, keduanya bertemu dalam laga puncak final Jinan 125 di level WTA Challenger.

Kala itu, Janice berhasil mengandaskan perlawanan Bondar dalam drama tiga set yang melelahkan dengan skor 6-4, 4-6, dan 6-4. Kemenangan tersebut merupakan tonggak sejarah bagi Janice karena menjadi gelar pertamanya di level WTA. Kini, dengan Bondar yang menempati peringkat 65 dunia, Janice Tjen dituntut untuk kembali menunjukkan taringnya demi mengamankan tiket ke babak selanjutnya dan memutus tren negatif yang menghantuinya belakangan ini.

Baca Juga

Sejarah Baru di Parc des Princes: Harry Kane Lampaui Rekor Steven Gerrard sebagai Predator Inggris Paling Mematikan di Liga Champions

Sejarah Baru di Parc des Princes: Harry Kane Lampaui Rekor Steven Gerrard sebagai Predator Inggris Paling Mematikan di Liga Champions
Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *