Ambisi Baru Piala Presiden 2026: Erick Thohir Ajak Kepala Daerah Bersinergi dan Tantangan Agenda FIFA

Aris Setiawan | Menit Ini
13 Apr 2026, 06:22 WIB
Ambisi Baru Piala Presiden 2026: Erick Thohir Ajak Kepala Daerah Bersinergi dan Tantangan Agenda FIFA

MenitIni — Geliat sepak bola nasional tampaknya tak akan diberi jeda untuk beristirahat. Baru saja tirai Piala Presiden 2025 ditutup dengan manis, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sudah mulai membocorkan ambisi besar untuk edisi kedelapan yang diproyeksikan bergulir pada tahun 2026 mendatang.

Dalam sebuah pertemuan hangat di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, atmosfir optimisme begitu terasa saat jajaran petinggi federasi dan panitia berkumpul. Penutupan turnamen edisi ketujuh tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan menjadi titik awal perumusan konsep baru untuk penyelenggaraan Piala Presiden 2026.

Filosofi ‘Gotong Royong’ di Lapangan Hijau

Ada yang menarik dari visi yang diusung oleh pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut. Erick Thohir menekankan bahwa kesuksesan turnamen pramusim ini tidak boleh hanya menjadi beban di pundak PSSI semata. Ia menginginkan adanya keterlibatan aktif dan kontribusi nyata dari para pimpinan daerah di seluruh penjuru Indonesia.

Baca Juga

Duel Akbar One Pride MMA Fight Night 89: Ambisi Windri Patilima Rebut Takhta Ronald Siahaan

Duel Akbar One Pride MMA Fight Night 89: Ambisi Windri Patilima Rebut Takhta Ronald Siahaan

“Kami ingin para Gubernur, Bupati, hingga Wali Kota ikut ambil bagian. Ini bukan hanya soal tanggung jawab PSSI atau Pemerintah Pusat, tapi soal bagaimana daerah bisa bangga dan berkontribusi melalui nama besar wilayah mereka di kancah sepak bola,” ujar Erick Thohir dengan nada penuh semangat.

Langkah ini diambil agar gairah sepak bola tidak hanya berpusat di satu titik, tetapi benar-benar meresap hingga ke akar rumput di daerah-daerah yang nantinya terpilih menjadi tuan rumah penyelenggara.

Menimbang Kehadiran Klub Luar Negeri di Tengah Kalender Padat

Salah satu pertanyaan besar yang muncul adalah apakah format mengundang klub luar negeri akan kembali diterapkan seperti edisi sebelumnya. Mengingat kehadiran tim mancanegara sukses menambah nilai kompetisi dan daya tarik bagi penonton, Erick cenderung bersikap hati-hati dalam memberikan kepastian.

Baca Juga

Proyek Masa Depan Manchester United: Michael Carrick Beri Sinyal Positif Terkait Kontrak Baru Kobbie Mainoo

Proyek Masa Depan Manchester United: Michael Carrick Beri Sinyal Positif Terkait Kontrak Baru Kobbie Mainoo

Faktor utamanya adalah benturan jadwal dengan agenda global. Tahun 2026 merupakan tahun keramat bagi sepak bola dunia dengan adanya perhelatan Piala Dunia FIFA. “Kompleksitas tahun ini cukup tinggi. Ada kejuaraan Piala Dunia dan klub-klub sendiri baru saja menyelesaikan jadwal yang padat. Jadi kami perlu menimbang formula yang paling pas tanpa mengganggu ritme kompetisi internasional,” jelasnya.

Keputusan final mengenai format dan partisipasi klub ini kabarnya akan segera menemui titik terang setelah jajaran petinggi PSSI melakukan diskusi mendalam untuk merumuskan formula terbaik bagi masa depan turnamen ini.

Apresiasi ‘Super Team’ dari Maruarar Sirait

Di sisi lain, Ketua Steering Committee (SC) Maruarar Sirait memberikan pujian tinggi atas konsistensi PSSI dalam menjaga marwah Piala Presiden. Menurut sosok yang akrab disapa Bang Ara ini, kunci kesuksesan turnamen ini terletak pada ekosistem yang solid dan tidak bekerja secara individual.

Baca Juga

Gebrakan Masa Depan Manchester United: Proyek Jangka Panjang Kobbie Mainoo dan Ambisi INEOS di Panggung Eropa

Gebrakan Masa Depan Manchester United: Proyek Jangka Panjang Kobbie Mainoo dan Ambisi INEOS di Panggung Eropa

“Dalam sepak bola, tidak ada tempat bagi Superman. Yang ada hanyalah Super Team. Sinergi antara klub, manajer, pemain, media, sponsor, hingga dukungan pengamanan dari TNI dan Polri adalah fondasi utama yang membuat turnamen ini tetap berwibawa dan terkontrol dengan baik,” pungkas Ara.

Kini, publik sepak bola tanah air tinggal menunggu racikan strategi seperti apa yang akan dilahirkan oleh federasi untuk membuat Piala Presiden 2026 menjadi panggung pramusim yang lebih megah, inklusif, dan profesional.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *