Drama ‘Passportgate’ Berakhir: Dean James Kembali Perkuat Go Ahead Eagles di Eredivisie

Aris Setiawan | Menit Ini
12 Apr 2026, 23:26 WIB
Drama 'Passportgate' Berakhir: Dean James Kembali Perkuat Go Ahead Eagles di Eredivisie

MenitIni — Awan mendung yang sempat menggelayuti karier Dean James akhirnya sirna. Bek andalan Go Ahead Eagles tersebut akhirnya kembali menginjakkan kakinya di lapangan hijau dalam laga lanjutan Eredivisie musim 2025/2026. Kembalinya James bukan sekadar rotasi pemain biasa, melainkan sebuah momen emosional setelah dirinya terjebak dalam pusaran kasus paspor yang pelik selama beberapa pekan terakhir.

Momen Kebangkitan di Euroborg

Stadion Euroborg menjadi saksi kembalinya sang pemain saat Go Ahead Eagles bertandang ke markas Groningen pada Minggu (12/4/2026) dini hari WIB. Pelatih Melvin Boel memasukkan James pada menit ke-70 untuk menggantikan Alfons Sampsted. Dalam laga tersebut, James dipercaya mengawal sisi kiri pertahanan, mengisi peran yang sebelumnya dimainkan oleh Aske Adelgaard.

Baca Juga

Duel Panas Manchester United dan Chelsea Demi Tomas Aranda, Sang Titisan Baru Lionel Messi

Duel Panas Manchester United dan Chelsea Demi Tomas Aranda, Sang Titisan Baru Lionel Messi

Meski tampil sebagai pemain pengganti, kontribusi James terbilang solid. Berdasarkan catatan statistik pertandingan, ia membukukan 11 sentuhan bola, melakukan satu sapuan krusial, satu intersep, serta tiga kali pemulihan bola (recoveries). Performa lugasnya membantu Go Ahead Eagles mengamankan satu poin berharga dari kandang lawan.

Masa Kelam: Berlatih Sendiri Bak Zaman Pandemi

Lega, itulah satu kata yang menggambarkan perasaan pemain berusia 25 tahun tersebut. James menceritakan betapa anehnya situasi yang ia hadapi saat kasus “passportgate” mencuat. Kasus ini bermula dari laporan NAC Breda yang mempermasalahkan keabsahan status James setelah mereka dikalahkan dengan skor telak 6-0 bulan lalu.

Akibat laporan tersebut, James sempat diskors dan dilarang menggunakan fasilitas klub. “Rasanya sangat aneh. Semuanya dimulai dua minggu lalu saat berita itu meledak di media. Saya tiba-tiba tidak tahu harus berbuat apa karena diskors,” ungkap James seperti dikutip dari wawancaranya dengan ESPN NL.

Baca Juga

Mimpi Buruk AC Milan di Mapei Stadium: Antara Kartu Merah Tomori dan Amarah Massimiliano Allegri

Mimpi Buruk AC Milan di Mapei Stadium: Antara Kartu Merah Tomori dan Amarah Massimiliano Allegri

Ia bahkan membandingkan masa-masa isolasi tersebut dengan periode kelam pandemi Covid-19. “Rasanya seperti kembali ke masa pandemi corona. Saya harus berlatih sendirian, terpisah dari rekan-rekan setim, dan tidak boleh menyentuh fasilitas klub sama sekali,” tambahnya dengan nada getir.

Kronologi di Balik Layar

Mimpi buruk birokrasi ini pertama kali sampai ke telinga James melalui Direktur Teknik klub, Jan Willem van Dop. Kabar mengenai masalah paspor dan izin kerja tersebut sempat membuat mentalnya terguncang, mengingat NAC Breda bahkan menuntut agar pertandingan melawan timnya diulang.

Namun, setelah melalui proses verifikasi yang panjang, otoritas liga akhirnya memberikan lampu hijau. Kini, Dean James siap menatap sisa musim dengan optimisme baru. Bagi James, kembalinya ia ke lapangan adalah kemenangan atas ketidakadilan birokrasi yang sempat menghentikan langkahnya. “Semuanya kini berjalan baik, saya hanya ingin fokus menikmati sepak bola lagi,” tutupnya.

Baca Juga

Mengintip Rahasia Kejayaan Sirkuit Sepang: Sang Veteran yang Tak Tergantikan di Asia Tenggara

Mengintip Rahasia Kejayaan Sirkuit Sepang: Sang Veteran yang Tak Tergantikan di Asia Tenggara
Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *