Misi Dominasi Astra Honda Racing Team di ARRC Buriram 2026: Mengincar Podium Tertinggi
MenitIni — Gebrakan awal musim yang impresif di Sepang, Malaysia, menjadi modal berharga bagi skuat Astra Honda Racing Team (AHRT) dalam menatap seri kedua Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Persaingan sengit jet darat roda dua ini akan segera bergeser ke Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada 8-10 Mei mendatang, dengan ambisi yang jauh lebih besar.
Setelah melakoni laga pembuka di Sepang pada pertengahan April lalu, AHRT kini membawa misi spesifik untuk tiga kelas berbeda. Tidak sekadar berpartisipasi, tim balap pabrikan berlogo sayap tunggal ini menargetkan dominasi penuh, terutama di kelas yang selama ini menjadi lumbung prestasi mereka.
Target Ambisius di Aspal Thailand
Manager Motorsport AHM, Johanes Lucky, menegaskan bahwa evaluasi mendalam telah dilakukan usai balapan di Malaysia. Untuk seri Buriram, target yang dicanangkan tidak main-main. Di kelas Asia Production (AP) 250, AHRT membidik penguasaan podium secara mutlak. Sementara di kelas Supersport (SS) 600, para pembalap diharapkan mampu konsisten berada di rombongan depan atau top group.
Kemarahan Liam Rosenior Meledak: Chelsea Hancur Lebur di AMEX Stadium dan Bayang-bayang Kelam 1912
“Target kami di Buriram jelas. Untuk kelas 250, kami ingin menguasai podium. Di kelas 600, targetnya adalah menembus barisan depan secara konsisten,” ungkap Johanes Lucky. Sementara itu, untuk tantangan di kelas tertinggi, Asia Superbike (ASB) 1000, tim berharap Mohammad Adenanta Putra dapat mengakselerasi proses adaptasinya agar bisa bersaing ketat dengan para pembalap papan atas.
Refleksi Gemilang dari Seri Sepang
Langkah optimis ini bukanlah tanpa alasan. Pada seri pembuka ARRC 2026 di Malaysia, AHRT berhasil mengamankan dua podium penting. Herjun Atna Firdaus menunjukkan taringnya dengan finis di posisi ketiga pada Race 1 kelas SS600. Seolah tak mau kalah, pembalap senior Rheza Danica Ahrens berhasil mengamankan podium kedua pada Race 2 di kelas AP250 setelah sempat meraih pole position.
Langkah Besar PSSI: Gandeng Prancis, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Kekuatan Kylian Mbappe dkk
Performa para pendatang baru atau rookie juga menjadi sorotan positif. Di kelas AP250, Muhammad Badly Ayatullah menunjukkan nyali besar dalam debutnya. Meski sempat memimpin balapan sebelum akhirnya terjatuh dan mengalami cedera, potensinya dianggap sangat menjanjikan bagi masa depan balap motor Indonesia.
Adaptasi dan Peningkatan Teknis
Transisi kelas yang dialami beberapa pembalap menjadi tantangan tersendiri musim ini. Fadillah Arbi Aditama yang baru naik kelas ke SS600 menunjukkan progres yang sangat cepat dengan finis di posisi kelima pada Race 2 di Sepang. Begitu pula dengan Adenanta yang kini memacu Honda CBR1000RR-R di kelas ASB1000.
“Secara garis besar, hasil di seri pertama sangat positif. Kami melihat potensi besar dari para rookie. Arbi sangat cepat beradaptasi di kelas 600, dan Adenanta juga mulai menemukan ritmenya dengan motor 1000cc,” tambah Lucky. Ia menekankan bahwa fokus utama menjelang Buriram adalah memperbaiki detail teknis berdasarkan data yang dikumpulkan dari Sepang serta meningkatkan ketajaman insting balap para rider di lintasan.
Jadwal Liga Italia Serie A 25-28 April 2026: Grande Partita AC Milan vs Juventus Menjadi Sorotan Utama
Dengan persiapan yang matang dan evaluasi yang komprehensif, Astra Honda Racing Team siap kembali mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi Buriram, membuktikan kapasitas mereka sebagai kekuatan utama di kancah balap Asia.