Awas Penipuan! Video Mentan Amran Janjikan Bantuan Modal Usaha Ternyata Manipulasi AI Deepfake

Bagus Pratama | Menit Ini
13 Apr 2026, 16:22 WIB
Awas Penipuan! Video Mentan Amran Janjikan Bantuan Modal Usaha Ternyata Manipulasi AI Deepfake

MenitIni — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, modus penipuan kini semakin canggih dan sulit dibedakan oleh mata telanjang. Belakangan ini, tim redaksi kami mengidentifikasi sebuah rekaman video yang mencatut nama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang beredar luas di media sosial, khususnya Facebook.

Video tersebut menarasikan bahwa sang Menteri tengah membagikan bantuan dana untuk modal usaha, pelunasan utang, hingga biaya sekolah. Namun, setelah dilakukan penelusuran mendalam, dapat dipastikan bahwa tayangan tersebut adalah sebuah rekayasa digital yang bertujuan menyesatkan masyarakat atau berita bohong.

Narasi Palsu yang Menggiurkan

Dalam unggahan yang mulai ramai sejak akhir Maret tersebut, akun penyebar menyertakan narasi bombastis yang menyebutkan adanya “Program Resmi Kementan” dengan dukungan penuh pemerintah RI. Video itu memperlihatkan sosok Amran Sulaiman yang seolah-olah mengajak masyarakat untuk segera menghubunginya demi mendapatkan suntikan modal.

Baca Juga

Prabowo Subianto: Hoaks dan Fitnah Digital Adalah Senjata Baru Penghancur Negara

Prabowo Subianto: Hoaks dan Fitnah Digital Adalah Senjata Baru Penghancur Negara

“Silakan segera hubungi saya jika Anda membutuhkan suntikan dana bantuan untuk bayar utang atau untuk modal usaha… bantuan ini benar dan tentunya resmi,” demikian kutipan suara dalam video tersebut. Bahkan, postingan itu dilengkapi dengan tombol kirim pesan (Messenger) untuk menjaring korban lebih lanjut dalam skema penipuan terstruktur.

Analisis Forensik Digital: Jejak Manipulasi AI

MenitIni melakukan verifikasi menggunakan perangkat deteksi kecerdasan buatan melalui situs Hive Moderation. Hasilnya sangat mengejutkan namun terukur secara teknis. Analisis menunjukkan bahwa audio dalam video tersebut memiliki probabilitas sebesar 98,7 persen dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI Voice Generator).

Tak hanya suara, aspek visualnya pun terdeteksi mengandung unsur deepfake sebesar 28,9 persen. Teknik ini memanipulasi gerak bibir dan ekspresi wajah agar terlihat sinkron dengan audio buatan, sehingga masyarakat awam akan sangat mudah terkecoh oleh konten manipulatif ini.

Baca Juga

Waspada Disinformasi Global: Menguak Sederet Hoaks yang Mencatut Nama Donald Trump

Waspada Disinformasi Global: Menguak Sederet Hoaks yang Mencatut Nama Donald Trump

Fakta di Balik Video Asli

Lantas, dari mana video asli itu berasal? Berdasarkan penelusuran tim kami, potongan gambar tersebut identik dengan momen saat Menteri Pertanian memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 November 2025. Video orisinal tersebut dapat ditemukan di kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

Pada saat itu, Amran Sulaiman sebenarnya tengah melaporkan hasil rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto mengenai progres ketahanan pangan nasional. Fokus utama pembicaraan adalah target swasembada pangan Indonesia yang diharapkan dapat tercapai dalam waktu singkat, serta rencana pembangunan ekosistem peternakan rakyat.

Dalam seluruh durasi konferensi pers yang asli, tidak ada satu pun kalimat yang terlontar dari mulut Amran Sulaiman mengenai pemberian bantuan dana pribadi atau modal usaha melalui media sosial. Segala bentuk program resmi kementerian selalu disampaikan melalui saluran komunikasi formal dan situs web resmi institusi, bukan melalui akun personal yang meminta masyarakat mengirimkan pesan pribadi atau data sensitif.

Baca Juga

Hoaks Kemarau 2026 Terparah dalam 30 Tahun: Cek Fakta dan Penjelasan Resmi BMKG

Hoaks Kemarau 2026 Terparah dalam 30 Tahun: Cek Fakta dan Penjelasan Resmi BMKG

Kesimpulan MenitIni

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap konten yang menjanjikan bantuan finansial secara instan, terutama yang meminta interaksi melalui pesan pribadi di media sosial. Video yang mencatut nama Mentan Amran Sulaiman ini murni merupakan hoaks yang memanfaatkan teknologi manipulasi suara dan wajah.

Pastikan Anda selalu melakukan verifikasi ulang terhadap setiap informasi yang diterima agar tidak terjebak dalam perangkap siber yang merugikan secara materi maupun privasi.

Bagus Pratama

Bagus Pratama

Pengamat otomotif dan teknisi bersertifikat. Gemar menguji coba (test drive) kendaraan terbaru dan memberikan ulasan jujur untuk pembaca.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *