Awas Penipuan! Hoaks Bantuan Dana DAP China untuk Umat Hindu Mencatut Nama Dirjen Bimas Hindu

Bagus Pratama | Menit Ini
17 Apr 2026, 14:51 WIB
Awas Penipuan! Hoaks Bantuan Dana DAP China untuk Umat Hindu Mencatut Nama Dirjen Bimas Hindu

MenitIni — Jagat maya kembali dikejutkan dengan beredarnya informasi palsu yang mencatut nama institusi negara dan tokoh publik secara tidak bertanggung jawab. Kali ini, sebuah unggahan di platform media sosial TikTok menjadi sorotan tajam setelah menyebarkan klaim adanya bantuan finansial fantastis melalui skema Direct Aid Program (DAP) dari China yang khusus ditujukan bagi umat Hindu di Indonesia.

Namun, berdasarkan penelusuran mendalam tim redaksi, kabar yang menjanjikan kucuran dana miliaran rupiah tersebut dipastikan murni merupakan hoaks yang berpotensi merugikan masyarakat luas.

Narasi Menggiurkan dengan Nominal Fantastis

Informasi menyesatkan ini pertama kali terdeteksi pada penghujung Maret 2026 melalui sebuah unggahan video. Dalam narasi yang dibangun, pelaku penipuan ini seolah-olah membawa kabar gembira bagi umat Hindu dengan menawarkan program bantuan mulai dari Rp150 juta hingga mencapai Rp2 miliar per orang.

Baca Juga

Waspada Phishing! Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Insentif Guru Rp 2,1 Juta Mencatut Nama Pemerintah

Waspada Phishing! Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Insentif Guru Rp 2,1 Juta Mencatut Nama Pemerintah

Isi unggahan tersebut merinci alokasi dana secara persuasif: 70 persen untuk modal usaha pribadi dan 30 persen untuk pembangunan pura atau kegiatan umat. Bahkan, untuk meyakinkan calon korbannya, pelaku mencatut nama Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si, yang merupakan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, sebagai sosok penanggung jawab program.

Para penipu ini menginstruksikan warga net yang tertarik untuk segera menghubungi nomor kontak yang tertera di bio profil akun tersebut, sebuah pola klasik yang sering ditemukan dalam kasus penipuan online untuk mencuri data pribadi atau melakukan pemerasan.

Klarifikasi Resmi dari Ditjen Bimas Hindu

Menanggapi keresahan yang muncul, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI) bergerak cepat memberikan klarifikasi. Melalui akun Instagram resminya, otoritas terkait menegaskan bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar.

Baca Juga

Waspada Jebakan Digital di Sektor Pertanian: Dari Hoaks Petani Milenial hingga Bantuan Alat Tani Palsu

Waspada Jebakan Digital di Sektor Pertanian: Dari Hoaks Petani Milenial hingga Bantuan Alat Tani Palsu

“Sahabat, jika menemukan postingan terkait ‘bantuan’ dari Ditjen Bimas Hindu atau Dirjen Bimas Hindu di luar akun resmi kami dan situs web bimashindu.kemenag.go.id, harap jangan mudah percaya,” tulis pernyataan resmi dari pihak Bimas Hindu.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa segala bentuk program bantuan sosial resmi akan selalu diumumkan melalui kanal komunikasi pemerintah yang terverifikasi, bukan melalui akun personal di media sosial yang tidak jelas asal-usulnya. Masyarakat diminta untuk selalu mengedepankan prinsip check and recheck sebelum membagikan informasi sensitif.

Pesan untuk Masyarakat

Penyebaran informasi palsu seperti ini bukan sekadar masalah misinformasi, melainkan ancaman nyata bagi keharmonisan dan keamanan finansial warga. Mencatut nama pejabat negara adalah tindakan serius yang melanggar hukum dan bertujuan untuk memanipulasi kepercayaan publik.

Baca Juga

Cek Fakta: Benarkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebut PLN Rugi Akibat Masyarakat Tak Bisa Hemat Listrik?

Cek Fakta: Benarkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Sebut PLN Rugi Akibat Masyarakat Tak Bisa Hemat Listrik?

Sebagai jurnalis yang berkomitmen menghadirkan kebenaran, kami mengimbau pembaca untuk tetap waspada. Pastikan setiap informasi mengenai hibah, dana bantuan, atau program pemerintah berasal dari sumber otoritas yang sah. Mari bersama-sama memutus rantai penyebaran hoaks demi menjaga ekosistem digital Indonesia yang lebih bersih dan sehat.

Bagus Pratama

Bagus Pratama

Pengamat otomotif dan teknisi bersertifikat. Gemar menguji coba (test drive) kendaraan terbaru dan memberikan ulasan jujur untuk pembaca.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *