Leapmotor B10: Sensasi SUV Listrik Berjiwa Eropa yang Siap Mengguncang Aspal Indonesia

Dewi Amalia | Menit Ini
19 Jun 2026, 14:52 WIB
Leapmotor B10: Sensasi SUV Listrik Berjiwa Eropa yang Siap Mengguncang Aspal Indonesia

MenitIni — Kehadiran gelombang kendaraan listrik asal Tiongkok di pasar otomotif nasional tampaknya belum akan surut dalam waktu dekat. Sebaliknya, kompetisi justru semakin memanas dengan kemunculan pemain-pemain baru yang membawa teknologi mutakhir. Salah satu yang paling dinantikan adalah Leapmotor B10, sebuah Sport Utility Vehicle (SUV) listrik kompak yang diprediksi akan menjadi standar baru dalam hal efisiensi dan kenyamanan berkendara di segmennya.

Melalui naungan PT Indomobil National Distributor, Leapmotor B10 tidak hanya sekadar datang sebagai pelengkap. Mobil ini dipersiapkan untuk melakoni debut megahnya pada ajang GIIAS 2026 mendatang. Namun, sebelum unit ini resmi menyapa publik secara luas, tim redaksi kami mendapatkan kesempatan eksklusif untuk membedah lebih dalam apa yang ditawarkan oleh penantang baru ini melalui sesi uji coba rute jarak jauh yang cukup menantang.

Baca Juga

Transformasi Digital Armada Listrik: Strategi Efisiensi dan Inovasi Telematika di Era Mobilitas Hijau

Transformasi Digital Armada Listrik: Strategi Efisiensi dan Inovasi Telematika di Era Mobilitas Hijau

Menantang Dominasi di Segmen Compact SUV Listrik

Pasar mobil listrik terbaru di Indonesia saat ini sudah diisi oleh nama-nama besar. Leapmotor B10 harus bersiap adu mekanik dengan rival tangguh seperti BYD Atto 3 yang sudah punya basis penggemar kuat, Chery Omoda E5 yang futuristik, hingga pendatang baru lainnya seperti Aion V dan Jaecoo J5 EV. Persaingan ini tentu menguntungkan konsumen karena setiap pabrikan dipaksa untuk memberikan nilai lebih, baik dari segi harga maupun fitur.

PT Indomobil National Distributor memilih rute Jakarta-Bandung-Jakarta sebagai medan pembuktian. Jalur ini dianggap sangat representatif untuk menguji performa nyata sebuah kendaraan. Dari kemacetan Jakarta yang menguras energi, jalan tol yang memacu kecepatan, hingga tanjakan terjal dan tikungan tajam di kawasan Ciwidey, semua dilalui untuk melihat sejauh mana adaptasi SUV listrik Tiongkok ini terhadap lanskap jalanan di Indonesia.

Baca Juga

Gebrakan Global dari BSD: Omoway Omo X Resmi Meluncur, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Menikmatinya

Gebrakan Global dari BSD: Omoway Omo X Resmi Meluncur, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Menikmatinya

Desain Eksterior yang Proporsional dan Modern

Secara kasat mata, Leapmotor B10 memiliki perawakan yang cukup berwibawa. Dengan panjang 4.515 mm dan lebar 1.855 mm, mobil ini memberikan kesan kokoh tanpa terlihat berlebihan. Wheelbase yang mencapai 2.735 mm menjadi kunci utama mengapa ruang interiornya terasa begitu lapang. Desainnya yang aerodinamis tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga fungsionalitas untuk meminimalisir hambatan angin guna meningkatkan efisiensi baterai.

Ketinggian mobil yang mencapai 1.655 mm juga memberikan pandangan yang luas bagi pengemudi, sebuah aspek krusial bagi sebuah SUV. Penggunaan profil ban yang sedikit berbeda antara depan (225 mm) dan belakang (235 mm) atau yang dikenal dengan istilah staggered wheels, memberikan sinyal bahwa mobil ini dirancang dengan fokus pada stabilitas dan distribusi tenaga yang optimal ke permukaan aspal.

Baca Juga

Ekspansi Strategis Mazda Indonesia: Resmikan Dealer 3S dan Pusat Pelatihan Modern di Kawasan PIK 2

Ekspansi Strategis Mazda Indonesia: Resmikan Dealer 3S dan Pusat Pelatihan Modern di Kawasan PIK 2

Interior: Kemewahan Digital di Balik Panoramic Roof

Masuk ke dalam kabin Leapmotor B10 layaknya memasuki sebuah gadget raksasa yang nyaman. Perhatian utama langsung tertuju pada layar sentuh HD berukuran 14,6 inci yang ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 8155. Sistem operasi Leap OS 4.0 yang disematkan terasa sangat responsif, minim jeda, dan intuitif. Dukungan konektivitas modern seperti Android Auto dan Apple CarPlay memastikan integrasi smartphone berjalan mulus selama perjalanan.

Salah satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah panoramic roof seluas 1,8 meter persegi. Fitur ini memberikan efek visual kabin yang jauh lebih lega dan mewah, seolah tanpa batas dengan langit. Untuk menambah kenyamanan, terdapat ambient lighting dengan 64 pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan suasana hati pengemudi. Tidak hanya itu, sistem audio dengan 12 speaker siap memanjakan telinga sepanjang jalan, membuat perjalanan macet di ibu kota terasa lebih santai.

Baca Juga

DFSK E5 Plus Siap Mengguncang Pasar PHEV Indonesia: Bocoran Desain dan Strategi Peluncuran Terbaru

DFSK E5 Plus Siap Mengguncang Pasar PHEV Indonesia: Bocoran Desain dan Strategi Peluncuran Terbaru

Kapasitas bagasi juga patut diacungi jempol. Dengan volume standar 430 liter yang bisa diekspansi hingga 1.700 liter saat bangku baris kedua dilipat, Leapmotor B10 siap mengakomodasi kebutuhan gaya hidup aktif penggunanya, mulai dari belanja mingguan hingga peralatan berkemah untuk akhir pekan.

Inovasi Cell-to-Chassis: Rahasia Stabilitas Leapmotor B10

Apa yang membuat Leapmotor B10 terasa berbeda dibandingkan kompetitornya adalah penerapan teknologi Cell-to-Chassis 2.0. Teknologi ini mengintegrasikan baterai secara langsung ke dalam struktur sasis. Hasilnya? Pusat gravitasi kendaraan menjadi lebih rendah, yang secara otomatis meningkatkan stabilitas saat bermanuver pada kecepatan tinggi. Selain itu, teknologi baterai EV ini diklaim meningkatkan efisiensi ruang kabin hingga 17,5 persen.

Sentuhan tangan dingin Stellantis Master Chassis Tuning memberikan karakter berkendara yang khas Eropa. Melalui pengujian ketat di Balocco, Italia, suspensi B10 dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan kekakuan. Saat kami melibas tikungan di Ciwidey, gejala body roll terasa sangat minim. Sistem penggerak roda belakang (RWD) dengan distribusi bobot 50:50 membuat mobil ini terasa sangat penurut dan presisi saat diajak berakselerasi.

Baca Juga

Xpeng MONA L03: Gebrakan SUV Listrik Pintar Berbasis AI yang Siap Mengguncang Pasar Global

Xpeng MONA L03: Gebrakan SUV Listrik Pintar Berbasis AI yang Siap Mengguncang Pasar Global

Keamanan Tanpa Kompromi dan Fitur ADAS

Keamanan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Leapmotor B10 telah mengantongi rating keselamatan bintang 5 dari Euro NCAP, sebuah standar internasional yang sangat ketat. Struktur bodinya diperkuat untuk melindungi penumpang dari berbagai sisi benturan, ditambah dengan kehadiran tujuh airbags yang tersebar di titik-titik krusial.

Lebih dari sekadar struktur fisik, aspek keamanan aktif juga sangat melimpah. Mobil ini dilengkapi dengan 16 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS). Mulai dari Autonomous Emergency Braking yang sigap, hingga Blind Spot Monitoring dan kamera 360 derajat yang sangat membantu saat harus parkir di ruang sempit. Keberadaan 12 sensor presisi tinggi di sekeliling bodi memastikan pengemudi selalu mendapatkan informasi real-time mengenai kondisi di sekitar kendaraan.

Catatan Kritis: Kenyamanan Penumpang Belakang

Meskipun banjir pujian di sektor performa dan fitur, Leapmotor B10 bukan tanpa celah. Dalam pengujian jarak jauh, kami menemukan beberapa catatan penting pada area penumpang baris kedua. Meskipun legroom dan headroom sangat memadai, desain sandaran jok belakang terasa agak terlalu tegak. Sayangnya, jok ini belum dilengkapi fitur reclining untuk mengatur tingkat kemiringan.

Bagi penumpang dewasa dengan postur tubuh di atas 175 cm, posisi duduk yang tegak dikombinasikan dengan desain headrest yang agak menjorok ke depan bisa menimbulkan rasa lelah jika harus menempuh perjalanan lebih dari tiga jam. Selain itu, ditemukan anomali kecil pada sistem hiburan, di mana suara musik akan terputus sejenak setiap kali pengemudi memindahkan mode berkendara (Comfort, Standard, atau Sport). Meski terkesan sepele, hal ini sedikit mengganggu kontinuitas hiburan di dalam kabin.

Kesimpulan: Paket Lengkap untuk Konsumen Indonesia?

Secara keseluruhan, Leapmotor B10 adalah bukti nyata bahwa mobil listrik asal Tiongkok kini sudah berada di level yang sangat kompetitif dengan merek-merek mapan. Kombinasi antara teknologi canggih, performa berkendara yang solid berkat tuning sasis Stellantis, serta desain yang modern menjadikannya kandidat kuat untuk memimpin pasar SUV kompak listrik.

Debut resminya di GIIAS 2026 diprediksi akan menarik banyak atensi, terutama jika PT Indomobil mampu memberikan skema harga yang kompetitif. Jika Anda mencari mobil listrik yang mudah dikendalikan, kaya fitur digital, dan memiliki tingkat keselamatan tinggi, Leapmotor B10 layak masuk dalam daftar pertimbangan utama, dengan catatan Anda harus menyesuaikan ekspektasi terhadap kenyamanan sandaran kursi belakang untuk perjalanan jarak jauh.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *