Xiaomi Gebrak Pasar Global! Bocoran SUV ‘Sky Nomad’ dan Rahasia Jarak Tempuh 1.500 Km Terungkap

Dewi Amalia | Menit Ini
14 Jun 2026, 22:52 WIB
Xiaomi Gebrak Pasar Global! Bocoran SUV 'Sky Nomad' dan Rahasia Jarak Tempuh 1.500 Km Terungkap

MenitIni — Keberhasilan Xiaomi merambah dunia otomotif melalui sedan listrik SU7 nampaknya hanyalah babak awal dari ambisi besar sang raksasa teknologi asal Tiongkok tersebut. Belakangan ini, jagat maya dihebohkan dengan kabar bahwa Xiaomi tengah menyiapkan strategi baru yang jauh lebih agresif untuk mengukuhkan dominasinya di jalan raya. Tak lagi sekadar mengandalkan tenaga listrik murni (BEV), Xiaomi kini melirik celah pasar yang tengah naik daun, yakni kendaraan listrik dengan jangkauan yang diperluas atau dikenal dengan istilah Extended Range Electric Vehicle (EREV).

Langkah Berani: Sub-Merek Baru Sky Nomad dan Xuntian

Laporan terbaru yang dihimpun tim redaksi menunjukkan bahwa Xiaomi tidak akan menggunakan nama utamanya untuk lini kendaraan ini. Sebaliknya, mereka dikabarkan sedang menyiapkan identitas baru melalui sub-merek yang terdengar sangat puitis namun perkasa: Sky Nomad atau Xuntian. Nama ini seolah memberikan sinyal bahwa kendaraan tersebut dirancang untuk penjelajahan tanpa batas, sebuah visi yang selaras dengan teknologi terbaru yang diusungnya.

Baca Juga

Menguji Ketangguhan Wuling Eksion PHEV: Catatan Perjalanan 627 Kilometer Menembus Jantung Jawa

Menguji Ketangguhan Wuling Eksion PHEV: Catatan Perjalanan 627 Kilometer Menembus Jantung Jawa

Keputusan untuk melahirkan sub-merek ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat cerdik. Dengan memisahkan lini EREV dari merek utama Xiaomi, perusahaan dapat menjaga citra eksklusif mobil listrik berperforma tinggi yang sudah melekat pada seri SU, sembari merangkul segmen pasar yang lebih luas—terutama keluarga yang membutuhkan daya jelajah lebih jauh tanpa kekhawatiran soal pengisian daya di tengah perjalanan.

Mengenal Kunlun N3: Raksasa SUV Keluarga Masa Depan

Bocoran mengenai model perdana dari proyek ambisius ini pun mulai tersingkap. Menggunakan nama kode internal Kunlun N3, kendaraan ini diprediksi akan menjadi SUV premium berukuran jumbo yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern. Nama Kunlun sendiri, yang diambil dari pegunungan legendaris di Tiongkok, seolah menggambarkan ketangguhan dan kemegahan fisik yang dimiliki mobil ini.

Baca Juga

Ekspansi Strategis OLXmobbi di Cirebon, Mudahkan Akses Mobil Bekas Berkualitas dan Bergaransi

Ekspansi Strategis OLXmobbi di Cirebon, Mudahkan Akses Mobil Bekas Berkualitas dan Bergaransi

Berdasarkan data teknis yang beredar, Kunlun N3 akan memiliki dimensi yang cukup mencolok dengan panjang badan mencapai 5,3 meter. Jarak sumbu roda atau wheelbase-nya sendiri diperkirakan mendekati angka 3,1 meter. Dengan ukuran sebesar itu, mobil ini dipastikan menawarkan ruang kabin yang sangat lapang, mampu menampung tiga baris kursi dengan kenyamanan maksimal bagi setiap penumpangnya. Ini adalah jawaban Xiaomi untuk menantang dominasi pemain lama di kelas SUV mewah.

Membedah Teknologi EREV: Solusi Atasi Range Anxiety

Salah satu poin paling menarik dari Kunlun N3 adalah penggunaan sistem penggerak EREV. Berbeda dengan mobil listrik murni yang hanya mengandalkan baterai, sistem EREV tetap menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama roda. Namun, rahasianya terletak pada kehadiran mesin bensin kecil yang berfungsi sebagai generator listrik atau penghasil daya tambahan (range extender). Mesin ini tidak terhubung langsung ke transmisi roda, melainkan bertugas menjaga agar baterai tetap terisi saat level energinya mulai menipis.

Baca Juga

Strategi Agresif VARTA Perkuat Cengkeraman di Pasar Otomotif Indonesia: Inovasi, Kolaborasi, dan Standar Global

Strategi Agresif VARTA Perkuat Cengkeraman di Pasar Otomotif Indonesia: Inovasi, Kolaborasi, dan Standar Global

Strategi ini dianggap sebagai solusi paling realistis untuk mengatasi fenomena “range anxiety” atau kecemasan akan kehabisan daya baterai, terutama di wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang belum merata. Dengan sistem ini, pengemudi tetap bisa merasakan sensasi akselerasi instan khas mobil listrik, namun memiliki ketenangan pikiran layaknya mengendarai mobil konvensional karena bisa mengisi bensin di SPBU mana pun untuk memperpanjang napas perjalanan.

Daya Jelajah Spektakuler Hingga 1.500 Kilometer

Performa yang ditawarkan oleh Kunlun N3 tidak main-main. Dalam mode listrik murni (pure EV mode), SUV ini diklaim mampu menempuh jarak antara 400 hingga 500 kilometer hanya dengan sekali pengisian daya. Angka ini sebenarnya sudah cukup untuk penggunaan harian di dalam kota selama beberapa hari. Namun, keajaiban sesungguhnya muncul saat sistem range extender-nya diaktifkan secara penuh.

Baca Juga

Mengintip Ketangguhan iCAR V27 Setir Kanan di Beijing Auto Show 2026: Calon Jawara SUV Listrik Indonesia?

Mengintip Ketangguhan iCAR V27 Setir Kanan di Beijing Auto Show 2026: Calon Jawara SUV Listrik Indonesia?

Dengan tangki bahan bakar penuh dan baterai yang terisi optimal, total jarak tempuh yang bisa dicapai kabarnya mampu menembus angka fantastis, yakni 1.500 kilometer. Bayangkan melakukan perjalanan jauh antarprovinsi tanpa perlu pusing mencari titik pengisian daya listrik setiap beberapa jam sekali. Keunggulan inilah yang diprediksi akan membuat mobil baru Xiaomi ini menjadi primadona baru bagi para pelancong dan keluarga besar.

Target Peluncuran dan Strategi Pasar Global

Meski antusiasme sudah membumbung tinggi, para penggemar nampaknya masih harus sedikit bersabar. Xiaomi menjadwalkan peluncuran resmi Kunlun N3 di bawah sub-merek barunya pada paruh kedua tahun 2026. Penentuan waktu ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa teknologi yang disematkan benar-benar matang dan siap bersaing dengan kompetitor berat seperti Li Auto atau AITO yang sudah lebih dulu sukses di segmen EREV.

Baca Juga

DFSK Gebrak GIICOMVEC 2026: Hadirkan Solusi Niaga Pintar Melalui Gelora E dan Super Cab

DFSK Gebrak GIICOMVEC 2026: Hadirkan Solusi Niaga Pintar Melalui Gelora E dan Super Cab

Kehadiran sub-merek Sky Nomad atau Xuntian ini menandai fase baru dalam evolusi Xiaomi. Perusahaan ini membuktikan bahwa mereka bukan sekadar produsen perangkat elektronik yang mencoba peruntungan di dunia otomotif, melainkan pemain serius yang sangat memahami dinamika pasar dan psikologi konsumen. Dengan menyasar segmen mobil listrik keluarga yang fungsional namun tetap canggih, Xiaomi sedang membangun fondasi untuk menjadi pemain utama otomotif global di masa depan.

Kesimpulan: Masa Depan Mobilitas di Tangan Xiaomi

Melalui bocoran Kunlun N3, Xiaomi menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu berarti harus memaksakan teknologi listrik murni jika pasar belum sepenuhnya siap. Dengan mengombinasikan efisiensi motor listrik dan kepraktisan mesin bensin sebagai generator, mereka menawarkan jembatan menuju masa depan mobilitas hijau yang lebih masuk akal bagi banyak orang.

Kita tunggu saja bagaimana wujud asli dari raksasa SUV ini saat meluncur nanti. Satu yang pasti, dengan rekam jejak Xiaomi yang selalu mendisrupsi harga dan teknologi, Kunlun N3 berpotensi besar merombak peta persaingan SUV premium di pasar global. Tetap pantau perkembangan terbarunya hanya di MenitIni untuk mendapatkan informasi otomotif paling hangat dan terpercaya.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *