Pesona Ageless Vera Wang: Tampil Berani dengan Bra Kerucut Hitam di Usia Jelang 77 Tahun

Rendi Saputra | Menit Ini
14 Jun 2026, 20:52 WIB
Pesona Ageless Vera Wang: Tampil Berani dengan Bra Kerucut Hitam di Usia Jelang 77 Tahun

MenitIni — Menjelang hari jadinya yang ke-77, Vera Wang kembali membuktikan bahwa usia hanyalah deretan angka yang tak mampu membelenggu kreativitas maupun keberaniannya dalam berekspresi melalui busana. Sang desainer legendaris ini baru saja mencuri perhatian publik saat menghadiri perhelatan bergengsi The 2026 Fragrance Foundation Awards yang digelar di New York. Tidak tanggung-tanggung, Wang tampil dengan gaya yang melampaui ekspektasi konvensional bagi wanita seusianya, mengukuhkan posisinya sebagai ikon fashion yang tak lekang oleh waktu.

Seni Provokatif: Bra Kerucut dan Rok Maxi Transparan

Dalam acara yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026 tersebut, Vera Wang memilih untuk mengenakan setelan dua potong berwarna hitam dramatis yang merupakan hasil rancangannya sendiri. Fokus utama dari penampilannya malam itu adalah bra berbentuk kerucut hitam yang tajam, sebuah pilihan desain yang memberikan kesan retro-futuristik sekaligus provokatif. Penampilan ini seolah mengingatkan publik pada estetika avant-garde yang sering kali menjadi ciri khas peragaan busana kelas atas di Paris maupun Milan.

Baca Juga

Krisis Petugas Imigrasi di Bandara Incheon: Turis Asing Terjebak Antrean Hingga 2 Jam

Krisis Petugas Imigrasi di Bandara Incheon: Turis Asing Terjebak Antrean Hingga 2 Jam

Untuk menyeimbangkan bagian atas yang minimalis, ia memadukannya dengan rok maxi transparan yang memberikan efek dramatis pada setiap langkahnya. Rok tersebut bukan sekadar kain tipis biasa; terdapat detail ikat pinggang palsu yang bersilang secara artistik di area pinggang, menciptakan siluet asimetris yang melengkung indah hingga ke bagian belakang. Di balik transparansi rok tersebut, Wang mengenakan celana hitam yang memberikan kesan rapi namun tetap berani, menunjukkan bahwa ia sangat memahami anatomi gaya hidup modern yang dinamis.

Melengkapi penampilannya yang serba hitam, Vera Wang menambahkan sentuhan kontras melalui sarung tangan longgar berwarna putih gading yang menutupi hingga ke siku. Aksesori ini memberikan nuansa klasik ala bangsawan Eropa, namun tetap terasa relevan dengan kacamata hitam besar khasnya yang selalu memberikan kesan misterius sekaligus elegan.

Baca Juga

Rahasia Membuat Singkong Keju Pulen dan ‘Ngeprul’ Sempurna: Panduan Lengkap Camilan Mewah dari Bahan Sederhana

Rahasia Membuat Singkong Keju Pulen dan ‘Ngeprul’ Sempurna: Panduan Lengkap Camilan Mewah dari Bahan Sederhana

Filosofi di Balik Keberanian Bergaya

Bagi banyak orang, melihat seorang wanita berusia hampir delapan dekade mengenakan pakaian yang terbuka mungkin dianggap sebagai sesuatu yang tidak biasa. Namun, bagi Vera Wang, ini adalah tentang kebebasan diri. Dalam sebuah wawancara mendalam yang pernah ia lakukan, sang desainer mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki obsesi untuk terlihat muda secara fanatik atau ekstrem.

“Saya tidak pernah berpikir untuk melakukan hal-hal ekstrem demi menjaga kemudaan dengan cara yang fanatik dan obsesif,” ungkapnya dengan tenang. Baginya, fashion adalah bentuk ekspresi jiwa. Jika seseorang merasa nyaman dan percaya diri dengan apa yang dikenakannya, maka usia tidak lagi menjadi penghalang. Prinsip inilah yang membuatnya sering kali terlihat mengenakan busana terbuka di berbagai acara publik, seperti saat ia mengenakan bra bandeau kecil dengan lengan mengembang pada November 2025 silam.

Baca Juga

Rahasia Tempe Goreng Bumbu Bawang Renyah Tahan Lama: Panduan Lengkap Lauk Praktis nan Menggoda

Rahasia Tempe Goreng Bumbu Bawang Renyah Tahan Lama: Panduan Lengkap Lauk Praktis nan Menggoda

Kilas Balik Kemilau 20.000 Kristal Swarovski di Oscar

Keberanian Vera Wang di Fragrance Foundation Awards bukanlah satu-satunya momen yang membuat dunia mode terkesiap. Pada awal tahun ini, saat menghadiri Oscar After-party yang diselenggarakan oleh Vanity Fair, Wang tampil memukau dengan gaun transparan dari koleksi Vera Wang Haute. Gaun tersebut bukanlah busana biasa; ia dilapisi oleh lebih dari 20.000 kristal Swarovski yang diaplikasikan secara manual dengan tangan.

Proses pembuatan gaun tersebut dikabarkan memakan waktu hingga 200 jam kerja intensif. Dengan siluet racerback yang memamerkan punggungnya, Wang terlihat begitu fit dan bugar. Ia melengkapi tampilannya dengan sarung tangan kulit putih panjang dan gaya rambut ekor kuda (ponytail) yang memberikan kesan glamor namun tetap energetik. Penampilan ini menjadi pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial, memperkuat citranya sebagai desainer yang tidak hanya mampu menciptakan baju untuk orang lain, tetapi juga menjadi model terbaik bagi karyanya sendiri.

Baca Juga

Pesta Literasi 24 Jam: Big Bad Wolf Jakarta 2026 Hadirkan Diskon Gila-Gilaan hingga Flash Sale Serba Seribu

Pesta Literasi 24 Jam: Big Bad Wolf Jakarta 2026 Hadirkan Diskon Gila-Gilaan hingga Flash Sale Serba Seribu

Transformasi Rambut dan Eksperimen Visual

Selain soal pakaian, Vera Wang juga dikenal gemar bereksperimen dengan penampilan fisiknya. Pada gelaran BAFTA Awards 2026 di London, ia sempat mengejutkan publik dengan transformasi rambut pirang platinum. Perubahan ini sangat kontras dengan rambut cokelat gelap alaminya yang biasanya terurai panjang. Langkah berani ini menunjukkan bahwa ia tidak takut untuk keluar dari zona nyaman dan terus memperbarui citra visualnya di depan kamera.

Namun, untuk acara Fragrance Foundation Awards kali ini, ia memilih untuk kembali ke akar asalnya dengan rambut berwarna cokelat gelap. Rambutnya ditata dengan kepang rendah yang melingkar rapi, memberikan kesan lebih dewasa dan anggun tanpa menghilangkan unsur modernitas. Penambahan sarung tangan panjang berwarna biru pastel di salah satu sesi fotonya menunjukkan betapa ia sangat memperhatikan detail warna yang mampu menghidupkan suasana foto.

Baca Juga

Resep Combro Mini Tanpa Isian: Rahasia Camilan Singkong Gurih dan Renyah yang Bikin Nagih

Resep Combro Mini Tanpa Isian: Rahasia Camilan Singkong Gurih dan Renyah yang Bikin Nagih

Merayakan Usia ke-76 di Jantung Kota Paris

Tahun lalu, perayaan ulang tahunnya yang ke-76 di Paris juga menjadi sorotan media internasional. Dalam pesta privat yang dihadiri oleh kolega dan sahabat dekatnya, Wang mengenakan gaun hitam pendek berbahan satin dengan potongan leher rendah yang cukup berisiko. Gaun tersebut memiliki panel sheer tembus pandang di bagian paha, menciptakan ilusi optik yang menarik.

Satu detail kecil yang menarik perhatian adalah adanya tato temporer “76” yang berkilau di kulitnya, melambangkan kebanggaannya atas usia yang telah ia capai. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menuliskan rasa syukur atas malam spesial tersebut. Hal ini membuktikan bahwa bagi Wang, bertambahnya usia adalah sesuatu yang patut dirayakan dengan penuh gaya, bukan sesuatu yang harus disembunyikan di balik pakaian tertutup.

Tangan Dingin di Balik Gaun Para Bintang

Terlepas dari segala sorotan terhadap gaya pribadinya, kita tidak boleh melupakan peran besar Vera Wang sebagai salah satu desainer paling berpengaruh di industri gaun pengantin dan busana pesta. Di malam Oscar yang sama saat ia mengenakan ribuan kristal, ia juga bertanggung jawab atas penampilan memukau beberapa selebriti papan atas.

Sebut saja McKenna Grace, yang tampil menawan dengan gaun merah muda pucat rancangan khusus yang terinspirasi dari gaya ikonik Gwyneth Paltrow di tahun 1999. Selain itu, ada pula aktris senior Kathy Bates yang tampil berkilau dengan gaun biru kehijauan abu-abu yang dihiasi 1.000 kristal Swarovski. Kemampuan Wang untuk merancang busana yang sesuai dengan kepribadian lintas generasi—dari remaja hingga lansia—adalah bukti nyata dari kejeniusannya dalam memahami estetika manusia.

Inspirasi Tanpa Batas bagi Generasi Muda

Reaksi publik terhadap penampilan-penampilan Vera Wang secara umum sangat positif. Di platform X (sebelumnya Twitter), banyak netizen yang merasa terinspirasi oleh kepercayaan dirinya. “Jika aku bisa terlihat setengah seperti dirinya di usia tersebut, aku akan merasa sangat beruntung,” tulis salah seorang pengguna. Vera Wang telah menjadi simbol baru bagi gerakan “positive aging”, di mana wanita didorong untuk tetap mencintai diri sendiri dan berani berekspresi tanpa terikat oleh standar usia sosial.

Dengan dedikasi yang tak pernah padam terhadap dunia mode dan keberanian untuk tetap menjadi diri sendiri, Vera Wang terus menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Ia membuktikan bahwa kecantikan dan energi muda berasal dari pikiran dan semangat yang terus menyala, jauh melampaui apa yang terlihat di permukaan kulit. Kita tentu menantikan kejutan mode apalagi yang akan dibawa oleh sang ratu kain bridal ini di masa mendatang.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *