Langkah Kejutan Barron Trump: Dari Ruang Kuliah ke Bisnis Minuman ‘Sollos’ di Tengah Kemelut Politik Sang Ayah

Rendi Saputra | Menit Ini
10 Apr 2026, 18:22 WIB
Langkah Kejutan Barron Trump: Dari Ruang Kuliah ke Bisnis Minuman 'Sollos' di Tengah Kemelut Politik Sang Ayah

MenitIni — Di tengah hiruk-pikuk politik global dan ketegangan militer yang menyelimuti langkah Donald Trump, putra bungsunya, Barron Trump, justru memilih jalan yang jauh lebih tenang namun ambisius. Barron kini tengah mencuri perhatian bukan melalui podium kampanye, melainkan lewat rintisan bisnis minuman teh herbal khas Amerika Selatan yang menyegarkan.

Barron secara resmi terdaftar sebagai direktur di sebuah perusahaan minuman pendatang baru bernama Sollos Yerba Mate. Berdasarkan dokumen publik yang dirilis di Florida dan Delaware, pemuda yang baru saja memulai studinya di New York University ini tampak serius menggarap potensi pasar minuman kesehatan dari basis operasionalnya di Palm Beach, Florida.

Filosofi di Balik Nama Sollos

Nama ‘Sollos’ bukanlah sekadar deretan huruf tanpa makna. Diambil dari bahasa Spanyol, ‘Sol’ yang berarti matahari menggambarkan semangat matahari terbit dan awal hari yang produktif. Sementara ‘Los’ merepresentasikan kehangatan matahari terbenam di penghujung hari. Gabungan keduanya mencerminkan siklus hidup penuh energi yang ingin ditawarkan oleh merek ini.

Melalui akun media sosial resminya, merek ini memperkenalkan konsep minuman gaya hidup yang menggunakan bahan-bahan bersih dan fungsional. Produk perdana yang dijadwalkan meluncur pada Mei 2026 ini akan hadir dalam kemasan botol berisi kombinasi rasa tropis yang unik: Nanas dan Kelapa. Dalam sebuah video promosi, kemasan minuman herbal tersebut ditampilkan secara estetik di atas papan selancar, mempertegas identitas gaya hidup pesisir Florida yang santai namun dinamis.

Kolaborasi Barron dan Kolega Bisnisnya

Laporan yang dihimpun menunjukkan bahwa Barron tidak sendirian dalam petualangan bisnis ini. Ia menggandeng empat mitra strategis lainnya, yakni Spencer Bernstein, Rudolfo Castello, Stephen Hall, dan Valentino Gomez. Lokasi perusahaan ini pun terbilang sangat strategis, hanya berjarak sekitar satu mil dari kediaman mewah milik keluarganya, Klub Mar-a-Lago.

Menariknya, rencana bisnis ini ternyata telah dimatangkan Barron sejak musim panas 2025. Alih-alih menghabiskan waktu liburan dengan bersantai, ia justru sibuk menjalin relasi dengan para ahli di bidang finansial dan pengembangan produk untuk memastikan Sollos siap bersaing di pasar Amerika Serikat sebagai alternatif kopi yang kaya kafein alami.

Kontras dengan Agenda Politik Donald Trump

Kehadiran Barron di dunia bisnis ini menciptakan kontras yang menarik dengan situasi yang dihadapi sang ayah. Saat ini, Donald Trump sedang terjepit dalam dinamika konflik tingkat tinggi dengan Iran. Belum lama ini, Trump mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua minggu—sebuah keputusan yang lahir dari negosiasi alot yang dimediasi oleh pihak ketiga guna menghindari konfrontasi militer skala besar.

Di sisi lain, keluarga Trump juga tengah diterpa isu-isu lama yang kembali mencuat. Sang Ibu Negara, Melania Trump, baru-baru ini memberikan pernyataan tegas di Gedung Putih untuk membantah segala keterkaitannya dengan kasus hukum Jeffrey Epstein. Melania menegaskan bahwa hubungannya dengan sosok kontroversial tersebut hanyalah sebatas pertemuan sosial biasa di masa lalu tanpa ada kedekatan pribadi.

Meski dikelilingi oleh hiruk-pikuk konflik internasional dan drama keluarga, Barron Trump tampaknya tetap fokus membangun jalannya sendiri. Sollos Yerba Mate menjadi bukti bahwa ia siap keluar dari bayang-bayang politik sang ayah dan mulai menancapkan taringnya di dunia wirausaha modern.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *