Seni Merawat Wajah: Mengapa Facial Profesional Adalah Investasi Jangka Panjang yang Tak Tergantikan?

Rendi Saputra | Menit Ini
24 Mei 2026, 08:51 WIB
Seni Merawat Wajah: Mengapa Facial Profesional Adalah Investasi Jangka Panjang yang Tak Tergantikan?

MenitIni — Menjaga kesehatan kulit wajah di tengah gempuran polusi dan gaya hidup urban yang dinamis bukanlah perkara mudah. Seringkali, ritual mencuci muka di rumah saja tidak cukup untuk memberikan kesegaran yang hakiki. Di sinilah peran perawatan wajah profesional atau yang akrab kita sebut sebagai facial menjadi sangat krusial. Namun, apa sebenarnya esensi dari facial itu sendiri, dan mengapa kita tidak boleh sembarangan melakukannya?

Membedah Definisi Facial: Lebih dari Sekadar Pembersihan Umum

Banyak orang menganggap facial hanyalah sekadar membasuh wajah dengan produk tertentu di klinik kecantikan. Namun, dr. Lie Man, seorang ahli estetika dari Eva Mulia Clinic, meluruskan pandangan tersebut. Menurutnya, facial adalah rangkaian tindakan komprehensif yang dirancang untuk mengembalikan kesehatan kulit dari lapisan terdalam.

Baca Juga

Jangan Dibuang! 7 Kreasi Roti Goreng dari Roti Tawar Sisa yang Renyah dan Menggugah Selera

Jangan Dibuang! 7 Kreasi Roti Goreng dari Roti Tawar Sisa yang Renyah dan Menggugah Selera

“Facial itu sebenarnya mencakup semua tindakan di wajah, mulai dari proses pembersihan yang mendalam, ekstraksi komedo, hingga eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati. Semuanya merupakan satu kesatuan dalam sistem facial,” ujar dr. Lie Man saat ditemui di kawasan Jakarta beberapa waktu lalu. Fokus utamanya bukan hanya kecantikan sesaat, melainkan kesehatan kulit jangka panjang.

Siklus 28 Hari: Mengapa Harus Sebulan Sekali?

Mungkin Anda sering bertanya-tanya, mengapa para ahli kecantikan selalu menyarankan untuk melakukan facial setiap satu bulan sekali? Jawabannya terletak pada biologi kulit kita sendiri. Kulit manusia secara alami melakukan regenerasi setiap 28 hingga 30 hari. Seiring bertambahnya usia, proses alami ini melambat, menyebabkan penumpukan sel kulit mati yang membuat wajah tampak kusam.

Baca Juga

Rahasia Keripik Rendang Telur Tetap Khas: Tips Jitu Menjaga Kerenyahan dan Aroma Rempah yang Otentik

Rahasia Keripik Rendang Telur Tetap Khas: Tips Jitu Menjaga Kerenyahan dan Aroma Rempah yang Otentik

“Banyak pasien mengeluh kulitnya kusam dan kering. Padahal, seringkali itu bukan karena kulitnya benar-benar kering, melainkan karena lapisan kulit paling atas belum diangkat secara maksimal,” jelas dr. Lie Man. Dengan melakukan eksfoliasi rutin melalui facial, kita membantu mempercepat proses pelepasan sel mati tersebut sehingga kulit baru yang lebih cerah dan sehat dapat muncul ke permukaan.

Bahaya ‘Operasi Mandiri’ di Depan Cermin

Salah satu godaan terbesar saat melihat cermin adalah memencet jerawat atau komedo sendiri. Padahal, tindakan ini adalah jalan pintas menuju masalah kulit yang lebih serius. Dr. Lie Man sangat menekankan pentingnya proses ekstraksi yang dilakukan oleh tenaga profesional dengan alat yang steril.

Baca Juga

13 Rekomendasi Nasi Uduk Enak di Semarang: Surga Kuliner Gurih dari Pagi hingga Tengah Malam

13 Rekomendasi Nasi Uduk Enak di Semarang: Surga Kuliner Gurih dari Pagi hingga Tengah Malam

“Ekstraksi itu tidak bisa sembarangan. Jika dilakukan sendiri tanpa teknik yang benar, yang terjadi justru infeksi dan luka yang melebar,” tuturnya memperingatkan. Di klinik profesional, proses ekstraksi dilakukan dengan memberikan ‘jalan’ yang tepat bagi kotoran untuk keluar. Jika dipaksa tanpa pembukaan pori yang benar, jaringan kulit akan robek dan menyebabkan scar atau bopeng yang sulit dihilangkan. Penggunaan jarum yang steril dan teknik tekanan yang presisi memastikan kotoran terangkat tanpa merusak integritas kulit.

Membuka Pintu untuk Nutrisi Skincare

Selain aspek kebersihan, facial berfungsi sebagai ‘pembuka jalan’ bagi produk perawatan yang Anda gunakan setiap hari di rumah. Kulit manusia memiliki lapisan pelindung yang sangat rapat. Tanpa bantuan perawatan profesional untuk membuka pori-pori dan membersihkan sumbatan, bahan aktif dari serum atau pelembap mahal yang Anda gunakan mungkin tidak akan terserap secara optimal.

Baca Juga

Kreasi Balado Tahu Jamur Tanpa Minyak: Rahasia Masakan Pedas Nikmat Tetap Sehat Ala MenitIni

Kreasi Balado Tahu Jamur Tanpa Minyak: Rahasia Masakan Pedas Nikmat Tetap Sehat Ala MenitIni

“Kulit kita ini sebenarnya sangat rapat. Jadi, memang harus kita bantu dengan bantuan produk dan prosedur seperti facial agar senyawa aktif bisa bekerja sempurna di lapisan yang dituju,” tambah dr. Lie Man. Inilah mengapa facial rutin dianggap sebagai penunjang utama keberhasilan skincare harian Anda.

Evolusi Tren Kecantikan: Dari Jerawat Hingga Skin Quality

Dunia estetika terus bertransformasi. Dr. Eddy Widjaja, generasi kedua yang kini menjadi konsuler di Eva Mulia Clinic, mengamati perubahan tren yang signifikan sejak klinik tersebut berdiri pada tahun 1977. Jika dahulu orang datang ke klinik hanya saat memiliki masalah kulit akut seperti jerawat yang meradang, kini polanya telah bergeser.

Baca Juga

Kontroversi Fatima Bosch: Sebut Miss Universe ‘Mengerikan’ Hingga Klarifikasi Pihak Organisasi

Kontroversi Fatima Bosch: Sebut Miss Universe ‘Mengerikan’ Hingga Klarifikasi Pihak Organisasi

“Tahun 2000 hingga 2010, pasien mulai melirik filler, tanam benang, dan botox untuk mengubah bentuk wajah. Namun, dalam 3 hingga 5 tahun terakhir, tren kembali ke arah yang lebih natural. Kini, orang lebih fokus pada skin quality,” ungkap dr. Eddy. Perawatan seperti DNA Salmon dan hyaluronic acid (skinbooster) kini menjadi primadona bagi mereka yang mendambakan kulit sehat yang tampak bercahaya dari dalam (timeless glow).

Layanan Eksklusif untuk Pengalaman yang Lebih Personal

Menjawab kebutuhan akan privasi dan kenyamanan ekstra, Eva Mulia Clinic kini memperkenalkan layanan ‘Priority’. Berlokasi di cabang Tebet, layanan ini menawarkan atmosfer yang lebih minimalis dan privat. Pasien tidak hanya mendapatkan perawatan standar, tetapi juga konsultasi yang lebih mendalam serta akses ke teknologi kecantikan terbaru seperti threadlift, slimming treatment, hingga facial premium.

Konsep ini didasarkan pada pemikiran bahwa setiap individu memiliki karakteristik kulit yang unik. Tidak ada satu metode yang cocok untuk semua orang. Oleh karena itu, pendekatan yang personal menjadi kunci utama dalam mencapai hasil yang maksimal dan tahan lama.

Investasi Dini untuk Masa Tua yang Anggun

Satu pesan penting dari dr. Eddy bagi generasi muda adalah pentingnya memulai perawatan sejak dini. Menua adalah kepastian, namun menua dengan anggun (aging gracefully) adalah pilihan. Investasi kulit sebaiknya dimulai sejak usia remaja dengan basic skincare, dan mulai rutin melakukan perawatan profesional pada rentang usia 20 hingga 30 tahun.

“Timeless glow adalah hasil jangka panjang dari konsistensi. Jika kita sudah merawat kulit sejak muda, hasilnya akan terlihat saat kita menua nanti. Kulit akan tetap sehat, kencang, dan memiliki kualitas yang terjaga meskipun usia terus bertambah,” pungkasnya. Dengan pemahaman yang benar tentang facial dan perawatan estetika, impian untuk memiliki kulit sehat sepanjang masa kini bukan lagi sekadar angan-angan.

Pada akhirnya, facial bukan sekadar tentang penampilan fisik, melainkan sebuah bentuk apresiasi terhadap diri sendiri. Meluangkan waktu satu jam dalam sebulan untuk memanjakan kulit adalah investasi terbaik yang bisa Anda berikan untuk kesehatan jangka panjang Anda.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *