Magis Kylian Mbappe di Philadelphia: Prancis Lumat Irak dan Melaju Mulus ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Aris Setiawan | Menit Ini
23 Jun 2026, 08:51 WIB
Magis Kylian Mbappe di Philadelphia: Prancis Lumat Irak dan Melaju Mulus ke 32 Besar Piala Dunia 2026

MenitIni — Panggung megah Piala Dunia 2026 kembali menjadi saksi bisu kehebatan Kylian Mbappe. Kapten tim nasional Prancis tersebut tampil menggila dengan mencetak brace yang memastikan kemenangan telak 3-0 atas Irak dalam laga lanjutan Grup I. Bertanding di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Selasa (23/6/2026) pagi WIB, armada Les Bleus menunjukkan kelasnya sebagai salah satu favorit juara, sekaligus mengamankan satu tempat di babak 32 besar.

Drama Cuaca Ekstrem di Lincoln Financial Field

Pertandingan ini tidak berjalan semulus yang dibayangkan, setidaknya dari sisi penyelenggaraan. Langit Philadelphia yang awalnya cerah mendadak berubah menjadi mencekam tepat setelah peluit babak pertama usai ditiupkan. Hujan lebat yang disertai petir hebat memaksa otoritas FIFA untuk menunda dimulainya babak kedua demi keselamatan pemain dan ribuan penonton yang memadati stadion.

Baca Juga

Sejarah Baru di Parc des Princes: Harry Kane Lampaui Rekor Steven Gerrard sebagai Predator Inggris Paling Mematikan di Liga Champions

Sejarah Baru di Parc des Princes: Harry Kane Lampaui Rekor Steven Gerrard sebagai Predator Inggris Paling Mematikan di Liga Champions

Penundaan yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut sempat dikhawatirkan akan memutus momentum permainan Prancis. Namun, kedewasaan mental para pemain asuhan Didier Deschamps terbukti berbicara banyak. Meskipun harus menunggu lama di ruang ganti, fokus mereka tetap terjaga untuk melanjutkan dominasi yang sudah mereka bangun sejak menit awal pertandingan.

Dominasi Total dan Gol Pembuka yang Spektakuler

Sejak wasit meniup peluit kick-off, Prancis langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan kecepatan di sektor sayap, mereka mengurung pertahanan Irak yang dipaksa bermain sangat dalam. Baru berjalan 14 menit, keajaiban muncul dari kaki Kylian Mbappe. Striker Real Madrid tersebut menerima bola di luar kotak penalti, melakukan satu gerakan tipuan, dan melepaskan tembakan melengkung yang sangat keras menggunakan kaki kirinya.

Baca Juga

Misi Dominasi Astra Honda Racing Team di ARRC Buriram 2026: Mengincar Podium Tertinggi

Misi Dominasi Astra Honda Racing Team di ARRC Buriram 2026: Mengincar Podium Tertinggi

Bola menghujam pojok gawang Irak tanpa mampu dihalau oleh kiper Basil, mengubah papan skor menjadi 1-0. Gol ini seolah menjadi pesan tegas dari Mbappe bahwa ia siap bersaing dengan rival abadinya, Lionel Messi, dalam perburuan gelar sepatu emas di ajang Piala Dunia 2026. Sepanjang babak pertama, penguasaan bola Prancis mencapai angka 60 persen, membuat Irak kesulitan untuk sekadar melewati garis tengah lapangan.

Irak yang Berusaha Memberikan Perlawanan

Meskipun terus ditekan, Irak bukan tanpa peluang. Tim asal Timur Tengah ini sempat memberikan ancaman nyata melalui skema serangan balik yang cepat. Peluang emas didapatkan oleh Ali Alhamadi yang berhasil memenangi duel udara setelah menerima umpan silang akurat dari Merchas Doski. Sayangnya, sundulan Alhamadi masih tipis melebar di samping gawang Mike Maignan. Ini menjadi satu-satunya momen di mana pertahanan Prancis yang dikomandoi William Saliba terlihat sedikit lengah.

Baca Juga

Dilema Marcus Rashford di Barcelona: Antara Performa Gemilang dan Keputusan Permanen 30 Juta Euro

Dilema Marcus Rashford di Barcelona: Antara Performa Gemilang dan Keputusan Permanen 30 Juta Euro

Babak Kedua: Panggung Mbappe dan Ousmane Dembele

Setelah penundaan panjang akibat cuaca buruk, laga akhirnya dilanjutkan. Alih-alih mengendurkan serangan, Prancis justru tampil lebih agresif. Sembilan menit memasuki babak kedua, atau tepatnya pada menit ke-54, Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kerja sama apik di lini tengah, Ousmane Dembele melepaskan umpan manja yang membelah pertahanan Irak. Mbappe dengan dingin mengeksekusi bola dari jarak dekat untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Prancis hampir saja memperlebar jarak pada menit ke-58 ketika bintang muda Michael Olise melepaskan tembakan keras yang sayangnya hanya membentur mistar gawang. Bola muntah sempat disambar oleh Adrien Rabiot, namun akurasinya masih belum menemui sasaran. Tekanan bertubi-tubi ini membuat lini belakang Irak kewalahan dan mulai kehilangan koordinasi.

Baca Juga

Petir 12 Detik Dusan Vlahovic: Juventus Bungkam Lecce dan Kunci Persaingan Liga Champions

Petir 12 Detik Dusan Vlahovic: Juventus Bungkam Lecce dan Kunci Persaingan Liga Champions

Gol Penutup dan Dominasi yang Sempurna

Gol ketiga yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir pada menit ke-66. Kali ini, Ousmane Dembele yang tampil gemilang sepanjang laga berhasil menyumbangkan gol. Menerima assist matang dari Michael Olise, Dembele dengan tenang menuntaskan peluang tersebut untuk memastikan kemenangan Prancis menjadi 3-0. Kerja sama antara Olise, Dembele, dan Mbappe di lini depan menunjukkan betapa mengerikannya kedalaman skuad yang dimiliki oleh Didier Deschamps.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 3-0 tetap tidak berubah. Irak sempat mencoba membalas melalui tendangan jarak jauh Rebin Sulaka, namun solidnya lini pertahanan Prancis membuat usaha tersebut sia-sia. Dengan hasil ini, Prancis kokoh di puncak klasemen Grup I dengan raihan enam poin sempurna dari dua pertandingan.

Baca Juga

Upaya Manchester United Lawan Ketidakadilan: Banding Resmi Diajukan untuk Kartu Merah Lisandro Martinez

Upaya Manchester United Lawan Ketidakadilan: Banding Resmi Diajukan untuk Kartu Merah Lisandro Martinez

Langkah Mantap Menuju Babak 32 Besar

Kemenangan ini memastikan Prancis menjadi salah satu tim pertama yang mengamankan tiket ke babak 32 besar. Dengan keunggulan tiga poin atas Norwegia serta enam poin atas Senegal dan Irak, posisi Prancis di puncak klasemen hampir tidak tergoyahkan. Bagi Irak, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga sekaligus memperberat langkah mereka untuk bisa melaju ke fase berikutnya.

Keberhasilan Prancis ini juga menegaskan status mereka sebagai tim yang sangat solid di semua lini. Mulai dari ketangguhan Mike Maignan di bawah mistar, kedisiplinan Saliba dan Upamecano di lini belakang, kreativitas Olise di tengah, hingga ketajaman Mbappe di depan. Jika performa ini terus dipertahankan, bukan tidak mungkin Les Bleus akan kembali mengangkat trofi juara dunia di tanah Amerika.

Susunan Pemain Resmi:

  • Prancis: Maignan; Kounde (Gusto 83′), Upamecano, Saliba, Digne; Kone, Rabiot; Michael Olise (Cherki 68′), Ousmane Dembele (Doue 68′), Barcola (Akliouche 83′); Kylian Mbappe (Thuram 90′).
  • Irak: Basil; Doski, Hashim, Tahseen (Sulaka 60′), H. Ali; Ismael (Amyn 60′), Al Ammari (Sher 68′), Qasem; Zidane Iqbal, Bayesh (Farji 68′), Hussein (Al Hamadi 26′).

Pertandingan selanjutnya bagi Prancis akan menjadi ajang rotasi bagi Deschamps untuk menjaga kebugaran para pemain intinya, sementara Irak harus berjuang mati-matian di laga pamungkas grup demi menjaga asa tipis mereka di kompetisi sepak bola paling bergengsi sejagat raya ini.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *