Leapmotor B10 Siap Gebrak GIIAS 2026: SUV Listrik Rakitan Lokal dengan Harga di Bawah Rp 500 Juta

Dewi Amalia | Menit Ini
18 Jun 2026, 10:52 WIB
Leapmotor B10 Siap Gebrak GIIAS 2026: SUV Listrik Rakitan Lokal dengan Harga di Bawah Rp 500 Juta

MenitIniLanskap industri otomotif tanah air, khususnya di sektor kendaraan ramah lingkungan, akan kembali kedatangan pemain besar yang siap mengubah peta persaingan. Leapmotor, pabrikan mobil listrik asal Tiongkok yang kini tengah naik daun secara global, telah mengonfirmasi kehadiran produk andalannya, Leapmotor B10, untuk pasar Indonesia. Tidak sekadar datang sebagai produk impor, mobil ini dijadwalkan meluncur secara resmi pada ajang bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan status rakitan lokal.

Keputusan strategis ini menandai keseriusan Leapmotor dalam menggarap pasar mobil listrik di Indonesia yang semakin kompetitif. Dengan dukungan infrastruktur manufaktur yang kuat, merek ini tidak ingin hanya sekadar menjadi pelengkap, melainkan ingin menjadi pemimpin pasar di segmen SUV menengah yang saat ini memang sedang digandrungi oleh konsumen domestik.

Baca Juga

Geely i-HEV: Menantang Dominasi Jepang dengan Teknologi Hybrid Super Irit dan Berbasis AI

Geely i-HEV: Menantang Dominasi Jepang dengan Teknologi Hybrid Super Irit dan Berbasis AI

Komitmen Rakitan Lokal di Fasilitas Cikampek

Salah satu poin paling krusial dari kehadiran Leapmotor di Indonesia adalah komitmennya terhadap lokalisasi produksi. SUV listrik B10 dipastikan tidak akan masuk melalui jalur Completely Built Up (CBU) atau impor utuh dalam jangka panjang. Sebaliknya, kendaraan ini akan diproduksi melalui skema Completely Knocked Down (CKD) di dalam negeri.

Langkah besar ini ditegaskan langsung oleh Tan Kim Piaw, Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Motor, selaku agen pemegang merek (APM) Leapmotor. Ia mengungkapkan bahwa proses perakitan akan dipusatkan di fasilitas PT National Assembler yang berlokasi strategis di kawasan Bukit Indah, Cikampek, Jawa Barat. Pabrik ini memiliki rekam jejak panjang dalam merakit berbagai kendaraan berkualitas tinggi di bawah naungan Indomobil Group.

Baca Juga

Xpeng G6 Pro Menggebrak Pasar Otomotif Tanah Air: Kombinasi Mewah, Teknologi Canggih, dan Harga Kompetitif

Xpeng G6 Pro Menggebrak Pasar Otomotif Tanah Air: Kombinasi Mewah, Teknologi Canggih, dan Harga Kompetitif

“Kami akan memperkenalkan Leapmotor B10 di ajang GIIAS mendatang. Menariknya, unit yang kami hadirkan sudah berstatus CKD dari pabrik kami di Cikampek. Ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap program pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia,” ujar Tan Kim Piaw saat memberikan keterangan di Bandung baru-baru ini.

Memenuhi Standar TKDN untuk Insentif Pemerintah

Strategi produksi lokal ini bukan tanpa alasan. Dengan merakit unit secara mandiri, Leapmotor mampu mengejar ambisi untuk memenuhi nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dipersyaratkan oleh pemerintah. Saat ini, Tan mengklaim bahwa produk mereka telah memenuhi batas minimal 40 persen TKDN.

Angka 40 persen merupakan ambang batas yang sangat penting. Dengan mencapai angka tersebut, sebuah merek mobil listrik berhak mendapatkan berbagai insentif fiskal dari pemerintah, termasuk potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang secara signifikan dapat menekan harga jual akhir ke konsumen. Hal ini membuat SUV listrik seperti Leapmotor B10 memiliki daya saing yang jauh lebih tinggi dibandingkan rival yang masih mengandalkan jalur impor.

Baca Juga

Dominasi Pasar Global, Chery Group Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah di Maret 2026

Dominasi Pasar Global, Chery Group Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah di Maret 2026

Selain keuntungan harga, lokalisasi juga menjamin ketersediaan suku cadang yang lebih terjamin dan layanan purna jual yang lebih responsif. Bagi konsumen Indonesia, kepastian layanan servis dan ketersediaan komponen seringkali menjadi pertimbangan utama sebelum beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik.

Strategi Harga: Di Bawah Ambang Batas Psikologis Rp 500 Juta

Bicara soal mobil listrik, harga selalu menjadi topik yang paling dinanti. Memahami karakter konsumen Indonesia yang sangat sensitif terhadap harga, Leapmotor bersama Indomobil telah menyusun strategi harga yang agresif. Tan Kim Piaw memberikan bocoran bahwa Leapmotor B10 ditargetkan untuk dijual dengan harga perkenalan di bawah Rp 500 juta.

Angka di bawah setengah miliar rupiah sering dianggap sebagai “sweet spot” atau ambang batas psikologis bagi kelas menengah di Indonesia untuk mulai melirik kendaraan listrik berkualitas tinggi. Namun, Tan juga menekankan bahwa penentuan harga final masih akan terus dipantau berdasarkan kondisi ekonomi global.

Baca Juga

Strategi Sailun Group di GIICOMVEC 2026: Rilis Ban SFR25 dan S690 untuk Efisiensi Armada

Strategi Sailun Group di GIICOMVEC 2026: Rilis Ban SFR25 dan S690 untuk Efisiensi Armada

“Kami masih terus melakukan penghitungan mendalam, terutama karena fluktuasi nilai tukar kurs mata uang yang belakangan ini cukup dinamis. Diskusi dengan pihak prinsipal terus berjalan agar saat peluncuran di GIIAS nanti, harga yang kami tawarkan benar-benar kompetitif dan bisa diterima dengan baik oleh pasar,” tambahnya. Jika target ini terealisasi, Leapmotor B10 akan berhadapan langsung dengan pemain mapan lainnya di segmen yang kini tengah panas-panasnya.

Mengenal Lebih Dekat Leapmotor B10

Meskipun spesifikasi teknis lengkapnya masih disimpan rapat hingga mendekati hari peluncuran, Leapmotor B10 dikenal sebagai SUV listrik yang mengusung platform global terbaru. Model ini dirancang untuk memenuhi standar keamanan dan kualitas internasional, mengingat Leapmotor juga menjalin kemitraan strategis global dengan raksasa otomotif Stellantis.

Baca Juga

Denza Siap Guncang Pasar Eropa: Bawa Z9 GT dan Teknologi Flash Charging 1.500 kW

Denza Siap Guncang Pasar Eropa: Bawa Z9 GT dan Teknologi Flash Charging 1.500 kW

Secara desain, B10 diperkirakan akan membawa bahasa desain modern, minimalis, namun tetap terlihat tangguh khas mobil SUV. Interiornya diprediksi akan dipenuhi dengan fitur teknologi mutakhir, mulai dari layar infotainment besar, sistem bantuan pengemudi otonom (ADAS), hingga manajemen baterai yang efisien. Di pasar global, Leapmotor memang dikenal sebagai perusahaan teknologi yang membuat mobil, sehingga inovasi perangkat lunak selalu menjadi nilai jual utama mereka.

Kehadiran produk ini di GIIAS 2026 diprediksi akan menarik perhatian besar, terutama bagi keluarga muda atau profesional yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa harus mengorbankan fungsionalitas dan gaya hidup aktif.

Peta Persaingan SUV Listrik di Indonesia

Pasar otomotif nasional saat ini sedang mengalami transisi besar. Kehadiran berbagai merek asal Tiongkok lainnya seperti BYD, MG, hingga Wuling telah lebih dulu membuka jalan bagi ekosistem mobil listrik. Masuknya Leapmotor melalui tangan dingin Indomobil tentu akan menambah pilihan bagi konsumen.

Kekuatan Leapmotor terletak pada sinergi mereka dengan jaringan distribusi Indomobil yang sangat luas di seluruh Indonesia. Dengan pengalaman puluhan tahun mengelola berbagai merek otomotif global, Indomobil memiliki infrastruktur dealer dan bengkel yang siap mendukung operasional Leapmotor sejak hari pertama peluncurannya.

Persaingan di kelas SUV listrik di bawah Rp 500 juta dipastikan akan semakin sengit. Hal ini tentu menguntungkan konsumen karena para pabrikan akan berlomba-lomba memberikan fitur terbaik dengan harga paling rasional. Selain itu, masifnya pembangunan infrastruktur pengisian daya atau SPKLU oleh pemerintah dan pihak swasta semakin memperkuat rasa percaya diri masyarakat untuk mulai meninggalkan bahan bakar fosil.

Kesimpulan: Babak Baru Mobilitas Berkelanjutan

Peluncuran Leapmotor B10 pada tahun 2026 bukan sekadar seremoni peluncuran mobil baru. Ini adalah simbol dari percepatan industrialisasi kendaraan listrik di Indonesia yang beralih dari sekadar pasar penjualan menjadi pusat produksi regional. Dengan fasilitas perakitan di Cikampek dan target TKDN yang tinggi, Leapmotor menunjukkan komitmen jangka panjangnya untuk tumbuh bersama industri dalam negeri.

Bagi Anda yang tengah mempertimbangkan untuk beralih ke kendaraan listrik, ajang GIIAS 2026 patut dinantikan sebagai momen pembuktian bagi Leapmotor. Dengan banderol harga yang dijanjikan tetap terjangkau dan status rakitan lokal, Leapmotor B10 memiliki semua prasyarat untuk menjadi idola baru di jalanan Indonesia.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *