Hati-hati Penipuan! Link Pendaftaran 190 Ribu Petugas Sensus Ekonomi BPS 2026 Dipastikan Hoaks
MenitIni — Kabar mengejutkan mengenai peluang kerja besar-besaran di instansi pemerintah kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Kali ini, sebuah narasi menyesatkan mengenai tautan atau link pendaftaran rekrutmen 190 ribu petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 yang diklaim digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) beredar luas di media sosial.
Berdasarkan pantauan tim redaksi, informasi tersebut mulai tersebar secara masif sejak pertengahan April 2026 melalui platform Facebook. Unggahan tersebut menampilkan poster persuasif yang mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan diri dengan dalih ‘sebelum kuota penuh’. Namun, setelah ditelusuri lebih dalam, terdapat kejanggalan besar pada mekanisme pendaftaran yang ditawarkan.
Modus Pencurian Data Pribadi
Penelusuran mendalam menunjukkan bahwa tautan yang disertakan dalam unggahan tersebut tidak mengarah pada situs resmi BPS. Sebaliknya, pengguna justru diarahkan ke sebuah halaman web pihak ketiga yang mencurigakan. Di situs tersebut, calon pendaftar diminta untuk mengisi identitas sensitif, mulai dari nama lengkap hingga nomor Telegram.
Waspada Provokasi Digital: Deretan Hoaks yang Menyerang Menag Nasaruddin Umar dan Faktanya
Modus seperti ini patut diwaspadai sebagai upaya penipuan digital atau phishing yang bertujuan untuk mengambil alih data pribadi masyarakat guna kepentingan yang tidak bertanggung jawab.
Klarifikasi Tegas dari Badan Pusat Statistik
Menanggapi keresahan yang timbul, pihak Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan pernyataan resmi. Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat BPS, Favten Ari Pujiastuti, secara tegas menyatakan bahwa informasi mengenai rekrutmen 190 ribu petugas tersebut adalah palsu.
“Enggak, enggak ada. Itu pasti hoax,” ujar Favten saat ditemui di kantor pusat BPS di Jakarta. Beliau menjelaskan bahwa meski BPS memang tengah mempersiapkan agenda besar Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada periode Mei hingga Juli 2026, namun proses rekrutmen petugas saat ini masih dalam tahap penggodaan internal.
Cek Fakta: Benarkah Menteri Agama Larang Sembelih Hewan Kurban Mandiri? Ini Penjelasan Lengkapnya
“Jadi rekrutmen yang paling dekat itu memang untuk sensus ekonomi, tapi kami masih berproses dan belum ada pengumuman resmi yang dikeluarkan untuk publik,” tambahnya lagi.
Edukasi Masyarakat Menghadapi Hoaks
Fenomena munculnya berita hoaks terkait lowongan kerja pemerintah memang kerap berulang, terutama menjelang pelaksanaan agenda nasional. Sensus Ekonomi sendiri merupakan survei krusial sepuluh tahunan yang dilakukan untuk memetakan kondisi riil pelaku usaha di Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal komunikasi resmi BPS, baik melalui situs bps.go.id maupun akun media sosial resmi yang sudah terverifikasi (centang biru). Jangan mudah tergiur oleh narasi mendesak yang meminta data pribadi melalui platform pesan singkat atau situs yang tidak jelas asal-usulnya.
Waspada Teror Digital: Menelisik Benang Merah Kumpulan Hoaks Kriminalitas yang Mengancam Ruang Publik
Kesimpulannya, klaim mengenai dibukanya link pendaftaran 190 ribu petugas Sensus Ekonomi 2026 saat ini adalah tidak benar atau hoaks. Tetap waspada dan jangan mudah terjebak tipu daya informasi palsu di dunia digital.