Denza Siap Guncang Pasar Eropa: Bawa Z9 GT dan Teknologi Flash Charging 1.500 kW

Dewi Amalia | Menit Ini
13 Apr 2026, 18:53 WIB
Denza Siap Guncang Pasar Eropa: Bawa Z9 GT dan Teknologi Flash Charging 1.500 kW

MenitIni — Langkah berani diambil oleh lini premium BYD, Denza, yang secara resmi mengumumkan ekspansinya ke jantung industri otomotif dunia, Eropa. Bukan sekadar membawa unit kendaraan mewah, jenama asal Tiongkok ini datang dengan senjata pemungkas berupa teknologi pengisian daya super cepat yang diklaim mampu menyamai efisiensi pengisian bahan bakar konvensional.

Dalam sebuah perhelatan megah yang digelar di Palais Garnier, Paris, Denza memperkenalkan sistem flash charging berdaya fantastis hingga 1.500 kW. Inovasi ini digadang-gadang akan menjadi standar baru dalam ekosistem mobil listrik global, sekaligus menjawab tantangan terbesar pengguna EV selama ini: durasi pengisian daya.

Keunggulan Blade Battery Generasi Kedua

Rahasia di balik kecepatan kilat ini terletak pada penggunaan Blade Battery generasi kedua milik BYD. Teknologi baterai ini dirancang khusus untuk menerima hantaman daya besar dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi. Hasilnya luar biasa: baterai mampu terisi dari kapasitas 20 persen hingga 97 persen hanya dalam waktu 12 menit saja.

Keandalan teknologi ini pun telah diuji dalam kondisi ekstrem. Performa pengisian kilat tersebut tetap stabil meski kendaraan berada di lingkungan dengan suhu ekstrem mencapai minus 30 derajat Celcius, sebuah fitur krusial untuk memenangkan hati konsumen di wilayah Eropa Utara yang dingin.

Z9 GT: Sang Penantang Baru di Segmen Premium

Selain memamerkan kecanggihan teknis, sorotan mata publik di Benua Biru juga tertuju pada kemunculan Denza Z9 GT. Mobil ini bukan sekadar pamer kemewahan visual, melainkan juga pembuktian performa. Berdasarkan standar pengujian di China, Z9 GT mampu menempuh jarak hingga 800 km dalam sekali pengisian daya penuh.

Angka tersebut jelas menempatkan Denza di kasta tertinggi, mengungguli rata-rata kendaraan listrik premium yang saat ini beredar di pasar Eropa. Strategi ini menjadi sinyal kuat bahwa Denza tidak hanya ingin sekadar hadir, tetapi siap menjadi penantang serius bagi merek-merek mapan asal Jerman dan Italia.

Membangun Infrastruktur Mandiri di Eropa

Menyadari bahwa infrastruktur pengisian daya yang ada saat ini belum mampu menangani daya masif 1.500 kW, raksasa otomotif ini tidak tinggal diam. Denza berencana membangun jaringan infrastruktur pengisian daya khusus secara mandiri di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Eropa secara bertahap dalam waktu dekat.

Langkah agresif ini dilakukan demi memastikan konsumen mendapatkan pengalaman berkendara yang mulus. Sebelumnya, Denza juga telah memiliki portofolio kuat seperti model D9 yang berbasis platform 800V, yang mampu menambah jarak tempuh 150 km hanya dalam 10 menit pengisian. Dengan perpaduan teknologi mutakhir dan strategi ekspansi yang masif, masa depan mobilitas elektrik di Eropa kini memasuki babak baru yang jauh lebih kompetitif.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *