Drama 7 Gol di Sinigaglia: Comeback Epik Inter Milan Bungkam Perlawanan Sengit Como

Aris Setiawan | Menit Ini
13 Apr 2026, 04:02 WIB
Drama 7 Gol di Sinigaglia: Comeback Epik Inter Milan Bungkam Perlawanan Sengit Como

MenitIni — Stadio Giuseppe Sinigaglia menjadi saksi bisu sebuah drama luar biasa saat Inter Milan menunjukkan mentalitas juara sejati dalam lanjutan kompetisi Liga Italia, Senin (13/4/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu, armada asuhan Cristian Chivu secara heroik berhasil membalikkan keadaan untuk mengunci kemenangan tipis 4-3 atas tuan rumah, Como.

Kejutan Tuan Rumah di Paruh Pertama

Bertandang dengan misi memperlebar jarak di puncak klasemen menyusul hasil imbang Napoli, Inter Milan justru tampak tertekan oleh permainan agresif anak asuh Cesc Fabregas. Sejak peluit pertama dibunyikan, skuad Como tampil tanpa beban dan terus menerus mengancam melalui pergerakan lincah Anastasios Douvikas serta bek sayap mereka, Alex Valle.

Baca Juga

Jakarta Cetak Sejarah! Gelar FIA Rallycross World Cup 2026 Pertama di Dunia di Sirkuit Ancol

Jakarta Cetak Sejarah! Gelar FIA Rallycross World Cup 2026 Pertama di Dunia di Sirkuit Ancol

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36. Alex Valle mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar bola muntah hasil tepisan Yann Sommer yang kurang sempurna. Gol perdana Valle di level senior ini seolah menjadi pemantik semangat bagi publik tuan rumah. Tak berselang lama sebelum turun minum, Nico Paz menggandakan keunggulan lewat sebuah gol indah. Sepakan melengkung kaki kirinya bersarang tepat di pojok tiang jauh yang membuat Sommer tak berkutik.

Titik Balik dan Brace Marcus Thuram

Namun, harapan Como untuk meraih poin penuh mulai goyah sesaat sebelum jeda. Marcus Thuram berhasil memberikan nafas baru bagi Inter setelah memperkecil ketertinggalan melalui penyelesaian dingin hasil umpan manja Nicolo Barella. Skor 2-1 menutup paruh pertama dengan tensi yang semakin memanas.

Baca Juga

Nestapa Chelsea di Amex Stadium: Terjangan Brighton, Kritik Tanpa Ampun, dan Sinyal Bahaya Liam Rosenior

Nestapa Chelsea di Amex Stadium: Terjangan Brighton, Kritik Tanpa Ampun, dan Sinyal Bahaya Liam Rosenior

Memasuki babak kedua, Inter tampil dengan wajah yang jauh lebih agresif. Belum genap empat menit laga berjalan, Thuram kembali menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Como. Penyerang asal Prancis itu kembali memaksimalkan umpan terukur Barella untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Momentum pertandingan pun sepenuhnya berbalik ke arah tim tamu.

Dominasi Denzel Dumfries di Sinigaglia

Petaka bagi Como berlanjut pada menit ke-58. Melalui situasi bola mati yang dieksekusi dengan presisi oleh Hakan Calhanoglu, Denzel Dumfries melompat paling tinggi untuk menyundul bola masuk ke gawang. Tak berhenti di situ, bek sayap asal Belanda ini kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk mencetak brace, memanfaatkan situasi kemelut di dalam kotak penalti untuk memperlebar keunggulan menjadi 4-2.

Baca Juga

Jejak Kegagalan Transfer Arsenal: 10 Pembelian Paling Mubazir yang Menjadi Pelajaran Berharga

Jejak Kegagalan Transfer Arsenal: 10 Pembelian Paling Mubazir yang Menjadi Pelajaran Berharga

Meski kiper veteran Yann Sommer tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan krusial, Como sempat menaruh harapan lewat gol penalti Lucas Da Cunha di menit-menit akhir menyusul pelanggaran terhadap Nico Paz. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-3 tetap bertahan untuk kemenangan sang pemimpin klasemen.

Kemenangan dramatis ini membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin, sekaligus mempertegas ambisi mereka meraih gelar Scudetto ke-21. Sebaliknya, hasil ini menjadi akhir yang pahit bagi Como, memutus rekor delapan pertandingan tak terkalahkan mereka dan menghambat langkah mereka untuk menembus zona empat besar Serie A.

Susunan Pemain Utama

Como (4-2-3-1): Jean Butez; Ignace van der Brempt, Diego Carlos, Marc-Oliver Kempf, Alex Valle; Sergi Roberto, Maximo Perrone; Assane Diao, Nico Paz, Martin Baturina; Tasos Douvikas.
Pelatih: Cesc Fabregas.

Baca Juga

Krisis Gol Chelsea Menembus Rekor Abad Lalu: Momentum Bangkit di Semifinal FA Cup Lawan Leeds

Krisis Gol Chelsea Menembus Rekor Abad Lalu: Momentum Bangkit di Semifinal FA Cup Lawan Leeds

Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram.
Pelatih: Cristian Chivu.

Aris Setiawan

Aris Setiawan

Jurnalis olahraga dengan pengalaman 5 tahun meliput kompetisi sepak bola. Fokus pada analisis statistik dan strategi pertandingan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *