Gaya Ikonik Kate Middleton di Trooping the Colour 2026: Pesona Pastel yang Menghidupkan Kembali Memori Putri Diana

Rendi Saputra | Menit Ini
14 Jun 2026, 06:52 WIB
Gaya Ikonik Kate Middleton di Trooping the Colour 2026: Pesona Pastel yang Menghidupkan Kembali Memori Putri Diana

MenitIni — Suasana meriah menyelimuti pusat kota London pada Sabtu, 13 Juni 2026, saat keluarga besar Kerajaan Inggris berkumpul untuk merayakan tradisi tahunan Trooping the Colour. Di tengah riuh rendah sorak-sorai masyarakat yang memadati The Mall, perhatian dunia tertuju pada sosok Kate Middleton. Sang Putri Wales tampil begitu memukau dalam balutan busana biru pastel yang tidak hanya memancarkan keanggunan modern, tetapi juga membawa hembusan nostalgia yang kuat terhadap mendiang ibu mertuanya, Putri Diana.

Kehadiran Kate kali ini terasa sangat spesial. Ia bergabung dengan suaminya, Pangeran William, serta ketiga buah hati mereka yang selalu mencuri perhatian: Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis. Keluarga Wales memulai prosesi dengan menaiki kereta kuda yang megah, melintasi rute bersejarah menuju Istana Buckingham. Lambaian tangan yang hangat dan senyum tulus dari Kate seolah menegaskan perannya sebagai sosok ikon fashion global yang selalu berhasil memadukan etiket kerajaan dengan selera estetika yang tinggi.

Baca Juga

Rahasia Resep Tempe Mendoan Tipis ala Pedagang Banyumas: Tekstur Lembut, Gurih, dan Nagih

Rahasia Resep Tempe Mendoan Tipis ala Pedagang Banyumas: Tekstur Lembut, Gurih, dan Nagih

Sentuhan Klasik Catherine Walker yang Memukau

Untuk kesempatan yang sangat formal ini, Kate Middleton kembali mempercayai rumah mode Catherine Walker. Ia mengenakan sebuah gaun mantel (coat dress) berwarna biru pastel yang dirancang dengan sangat presisi. Detail garis putih kontras pada bagian kerah dan manset memberikan sentuhan grafis yang segar, membuat penampilannya terlihat sangat tajam namun tetap feminin. Potongan bahu yang sedikit tegas memberikan struktur yang mengingatkan kita pada gaya busana era 80-an yang kini kembali menjadi tren di panggung mode dunia.

Gaun tersebut memiliki potongan ramping yang mengikuti lekuk tubuh dengan sopan, sebuah ciri khas dari rancangan Catherine Walker yang memang telah lama menjadi favorit di lingkungan kerajaan. Menariknya, busana ini bukan sekadar pakaian biasa. Di balik kainnya yang halus, tersimpan narasi sejarah yang menghubungkan Kate dengan masa lalu Kerajaan Inggris yang penuh warna.

Baca Juga

Pesona Musim Semi di Tropis: Panduan Eksklusif Merawat Bunga Tulip agar Mekar Sempurna di Indonesia

Pesona Musim Semi di Tropis: Panduan Eksklusif Merawat Bunga Tulip agar Mekar Sempurna di Indonesia

Dejavu Fashion: Menghormati Warisan Putri Diana

Bagi para pengamat gaya busana kerajaan, penampilan Kate kali ini memicu rasa dejavu yang mendalam. Gaun biru pastel tersebut dinilai sangat identik dengan busana yang pernah dikenakan oleh Putri Diana pada tahun 1987. Kala itu, Diana mengenakan gaun mantel berwarna biru es yang hampir serupa saat ia mengunjungi Bandara Huddersfield di tengah rintik hujan. Kesamaan ini tentu bukan sebuah kebetulan semata, melainkan sebuah bentuk penghormatan visual yang halus namun bermakna dari Kate untuk sang mendiang putri.

Ini bukan pertama kalinya Kate melakukan ‘fashion tribute’ kepada Diana. Pada acara Trooping the Colour tahun 2025 lalu, ia juga memilih gaun bergaya ‘Bria’ dari Catherine Walker dengan warna aquamarine yang terinspirasi dari gaya Diana di tahun 1988. Dengan terus menghidupkan elemen-elemen busana Diana, Kate seolah ingin memastikan bahwa semangat dan warisan estetika Putri Diana tetap relevan di era modern ini.

Baca Juga

Rahasia Membuat Kue Bugis Tanpa Cetakan: Tekstur Kenyal nan Legit yang Menggoda Selera

Rahasia Membuat Kue Bugis Tanpa Cetakan: Tekstur Kenyal nan Legit yang Menggoda Selera

Harmoni Keluarga Wales dalam Balutan Pastel

Keserasian keluarga Wales menjadi sorotan tersendiri dalam parade kali ini. Kate Middleton tampak sangat piawai dalam mengoordinasikan busana keluarganya agar terlihat harmonis di depan kamera. Putri Charlotte tampil anggun dalam gaun putih gading dengan detail kerah tradisional. Jika dilihat lebih dekat, gaun kreasi khusus dari desainer Alessandra Rich tersebut dihiasi dengan motif bunga kecil berwarna biru pastel yang senada dengan busana ibunya.

Sementara itu, Pangeran George dan Pangeran Louis tampil gagah dengan setelan jas mereka, yang dilengkapi dengan dasi berwarna biru pastel yang identik. Tren mengenakan pakaian yang serasi atau ‘twinning’ antara orang tua dan anak ini memang tengah populer. Menurut Charlotte Kewley, seorang penata gaya anak profesional, teknik menyerasikan warna tanpa harus terlihat kembar identik adalah kunci dari tampilan keluarga yang modern dan elegan.

Baca Juga

Muslim Life Fair Makassar 2026: Transformasi Gaya Hidup Halal dan Pesta Ekonomi Terbesar di Indonesia Timur

Muslim Life Fair Makassar 2026: Transformasi Gaya Hidup Halal dan Pesta Ekonomi Terbesar di Indonesia Timur

Detail Aksesori yang Penuh Makna

Tidak hanya busana, pilihan aksesori Kate Middleton juga menyimpan cerita tersendiri. Di kerah mantelnya, ia menyematkan Bros Pengawal Irlandia, sebuah perhiasan yang melambangkan hubungannya yang kuat dengan resimen tersebut. Penampilannya semakin sempurna dengan topi biru pastel karya Philip Treacy yang memiliki desain lebar namun tetap proporsional. Sanggul rambutnya yang rapi memberikan ruang bagi anting-anting mutiara berbentuk bunga karya Cassandra Goad untuk bersinar.

Riasan wajah Kate di hari itu terlihat sangat ‘flawless’ dan natural. Penggunaan palet warna bumi yang lembut menonjolkan fitur wajahnya tanpa terlihat berlebihan. Setiap elemen, mulai dari sepatu hak tinggi hingga pilihan tas tangan kecilnya, dipilih dengan pertimbangan yang matang untuk menciptakan satu kesatuan tampilan yang harmonis dengan tema keluarga kerajaan.

Baca Juga

Gaya Ekspresif Putri Charlotte di Usia 11 Tahun: Sorotan Cat Kuku Biru dan Transformasi Menuju Kedewasaan

Gaya Ekspresif Putri Charlotte di Usia 11 Tahun: Sorotan Cat Kuku Biru dan Transformasi Menuju Kedewasaan

Kedekatan Emosional di Balik Label Catherine Walker

Pilihan Kate terhadap Catherine Walker memiliki akar sejarah yang sangat dalam. Rumah mode ini telah menciptakan lebih dari 1.000 busana untuk Putri Diana selama masa hidupnya. Catherine Walker bukan sekadar perancang bagi Diana; ia adalah sosok yang membantu sang putri membangun citra publiknya melalui pakaian. Cyrus, pendiri perusahaan tersebut, pernah mengungkapkan bahwa tugas mereka adalah memberikan ‘alat’ bagi Diana untuk menjalankan tugas-tugas kerajaannya dengan penuh percaya diri.

Hubungan yang hangat dan penuh rasa hormat antara desainer dan anggota kerajaan ini kini diteruskan oleh Kate Middleton. Dengan memilih brand yang sama, Kate secara tidak langsung menjaga keberlangsungan warisan kerajinan tangan Inggris dan mendukung talenta lokal yang telah lama menjadi bagian dari sejarah monarki.

Tradisi Trooping the Colour yang Tak Lekang oleh Waktu

Perlu diketahui bahwa Trooping the Colour bukanlah sekadar parade militer biasa. Acara ini telah menjadi perayaan resmi ulang tahun penguasa Inggris selama lebih dari 260 tahun. Tahun 2026 ini, parade melibatkan lebih dari 1.400 tentara, 200 kuda, dan 400 musisi yang menunjukkan keterampilan militer luar biasa. Kehadiran anggota keluarga kerajaan di balkon Istana Buckingham adalah momen yang paling dinantikan oleh ribuan orang yang hadir.

Momen Kate Middleton yang membimbing anak-anaknya di balkon, sambil melambaikan tangan kepada masyarakat, menjadi gambaran sempurna tentang masa depan monarki Inggris. Di balik kemegahan protokol, terlihat kehangatan seorang ibu dan dedikasi seorang calon ratu yang sangat menghargai sejarah. Melalui pilihan busananya yang berwarna biru pastel, Kate Middleton berhasil mengirimkan pesan tentang stabilitas, kedamaian, dan penghormatan terhadap masa lalu yang akan selalu dikenang oleh publik dunia.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *