Menakjubkan! Mercedes-AMG GT 4-Door EV Sanggup Isi Baterai 11 Menit, Tantang Dominasi Porsche dan Tesla

Dewi Amalia | Menit Ini
24 Mei 2026, 18:51 WIB
Menakjubkan! Mercedes-AMG GT 4-Door EV Sanggup Isi Baterai 11 Menit, Tantang Dominasi Porsche dan Tesla

MenitIni — Era di mana pemilik kendaraan listrik harus menunggu berjam-jam di stasiun pengisian daya tampaknya akan segera menjadi sejarah. Mercedes-AMG, divisi performa tinggi dari pabrikan asal Jerman, baru saja menghentak panggung otomotif global dengan pengumuman yang mencengangkan mengenai lini terbaru mereka. Melalui model Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe bertenaga listrik, mereka mengklaim telah memecahkan rekor kecepatan pengisian daya yang selama ini menjadi momok bagi para pengguna mobil listrik di Amerika Serikat.

Dalam sebuah pengujian yang dirilis oleh InsideEVs, sedan mewah ini mampu melakukan pengisian daya baterai dari kondisi 10 persen hingga mencapai 80 persen hanya dalam waktu 11 menit. Catatan waktu ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah pernyataan perang terhadap kompetitor di segmen sedan elektrik performa tinggi. Dengan durasi pengisian sesingkat itu, pengguna seolah hanya memiliki waktu untuk memesan secangkir kopi sebelum kendaraan mereka siap kembali melesat di aspal.

Baca Juga

BYD Sealion 05 Resmi Meluncur: Revolusi Pengisian Daya Secepat Isi Bensin dan Jangkauan Hingga 2.100 Km

BYD Sealion 05 Resmi Meluncur: Revolusi Pengisian Daya Secepat Isi Bensin dan Jangkauan Hingga 2.100 Km

Rekor Baru di Segmen Mobil Listrik Mewah

Kehadiran Mercedes-AMG GT 4-Door EV ini praktis menggeser peta persaingan teknologi otomotif dunia. Jika kita menilik para pesaingnya, angka 11 menit adalah sebuah lompatan kuantum. Sebagai perbandingan, Volvo EX60 yang juga dikenal sebagai SUV listrik canggih memerlukan waktu sekitar 16 menit untuk mencapai level pengisian yang sama. Sementara itu, sang pionir sport EV, Porsche Taycan, masih tertahan di angka 18 menit.

Bahkan BMW iX3 dan Hyundai Ioniq 5 yang selama ini diagung-agungkan karena arsitektur pengisian cepatnya, masing-masing masih membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 21 menit. Keberhasilan Mercedes-AMG memangkas waktu hampir separuhnya dari standar industri saat ini membuktikan bahwa riset dan pengembangan mereka berada di jalur yang sangat agresif untuk mendominasi pasar kendaraan masa depan.

Baca Juga

Sinergi Seni dan Kecepatan: Mahakarya Livery Starla x Roar Maxdecal Guncang Mandalika Festival of Speed 2026

Sinergi Seni dan Kecepatan: Mahakarya Livery Starla x Roar Maxdecal Guncang Mandalika Festival of Speed 2026

Rahasia di Balik Kecepatan Isi Daya Kilat

Tentu banyak yang bertanya, bagaimana Mercedes-AMG bisa mencapai efisiensi yang begitu ekstrem? Jawabannya terletak pada arsitektur baterai 800 volt yang dirancang secara khusus untuk menangani beban arus listrik yang sangat besar. Namun, tegangan tinggi saja tidak cukup. Tantangan terbesar dalam pengisian daya super cepat adalah panas yang dihasilkan.

Untuk mengatasi masalah suhu, Mercedes-AMG membekali mobil ini dengan baterai berkapasitas masif 106 kWh yang dilengkapi sistem pendingin mutakhir. Berbeda dengan sistem pendingin radiator biasa, mobil ini menggunakan cairan non-konduktif khusus yang bersirkulasi secara langsung di sekitar sel baterai. Teknologi ini memastikan suhu tetap stabil meskipun baterai sedang “dihajar” oleh arus listrik dari DC fast charger berkekuatan 600 kW.

Baca Juga

Chery Guncang Pasar Global: Luncurkan 13 Model Baru Hingga 2030 dengan Visi ‘For Family’

Chery Guncang Pasar Global: Luncurkan 13 Model Baru Hingga 2030 dengan Visi ‘For Family’

Performa Brutal yang Mengintimidasi Supercar

Bukan AMG namanya jika hanya fokus pada efisiensi baterai tanpa menyentuh aspek performa. Mercedes-AMG GT 4-Door EV dibekali dengan jantung mekanis yang sangat buas. Mobil ini mengandalkan tiga motor listrik axial flux buatan YASA, sebuah perusahaan teknologi motor listrik yang kini berada di bawah naungan Mercedes. Motor jenis ini dikenal jauh lebih ringan dan ringkas namun mampu menghasilkan torsi yang jauh lebih besar dibandingkan motor radial flux konvensional.

Hasilnya sangat mengerikan. Total tenaga yang dimuntahkan mencapai 1.153 dk dengan torsi puncak menyentuh angka 1.999 Nm. Dengan tenaga sebesar itu, akselerasi dari 0 hingga 96 km/jam diklaim tuntas hanya dalam waktu 2 detik saja. Angka ini menempatkannya sejajar dengan deretan supercar listrik kencang lainnya, sekaligus menjadikannya sedan listrik tercepat yang pernah diproduksi oleh Mercedes-AMG sepanjang sejarah.

Baca Juga

JAC Motors Gebrak GIICOMVEC 2026: Perkenalkan Tiga Jagoan Niaga Listrik Rakitan Lokal

JAC Motors Gebrak GIICOMVEC 2026: Perkenalkan Tiga Jagoan Niaga Listrik Rakitan Lokal

Simfoni Suara dan Sensasi V8 yang Melegenda

Salah satu kekhawatiran terbesar para pecinta otomotif saat beralih ke mobil listrik adalah hilangnya karakter suara mesin yang emosional. Mercedes-AMG sangat memahami psikologi ini. Oleh karena itu, mereka tidak membiarkan mobil ini melaju dalam keheningan yang membosankan. Pabrikan telah menyiapkan lebih dari 1.600 suara sintetis yang dirancang untuk membangkitkan memori indah akan deru mesin V8 AMG yang legendaris.

Sistem audio canggih di dalam kabin maupun di luar kendaraan akan menghasilkan suara yang menyesuaikan dengan gaya mengemudi. Tak hanya suara, Mercedes bahkan menyematkan teknologi getaran dan simulasi perpindahan gigi virtual. Tujuannya satu: memberikan sensasi berkendara yang tetap terasa mekanis dan penuh adrenalin, seolah-olah pengemudi masih berada di balik kemudi mobil bermesin bensin konvensional.

Baca Juga

Alva Studio Indy Bintaro Resmi Beroperasi: Hadirkan Fasilitas Charging Terbesar dengan 21 Konektor untuk Masa Depan Mobilitas Listrik

Alva Studio Indy Bintaro Resmi Beroperasi: Hadirkan Fasilitas Charging Terbesar dengan 21 Konektor untuk Masa Depan Mobilitas Listrik

Realitas Infrastruktur: Tantangan Besar di Depan Mata

Meski klaim pengisian 11 menit ini sangat menggiurkan, ada sebuah catatan penting yang harus dipahami oleh calon konsumen. Kecepatan fantastis tersebut hanya bisa dicapai jika mobil terhubung dengan ultra-fast charger berkekuatan 600 kW. Masalahnya, infrastruktur pengisian daya sekuat itu saat ini masih sangat langka, bahkan di negara maju seperti Amerika Serikat sekalipun.

Sebagian besar stasiun pengisian daya umum saat ini masih bermain di kisaran 150 kW hingga 350 kW. Artinya, untuk merasakan performa maksimal dari teknologi baterai Mercedes-AMG ini, pengguna harus bergantung pada ketersediaan stasiun pengisian khusus yang mendukung daya super besar tersebut. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi penyedia infrastruktur pengisian daya untuk bisa mengejar kemajuan teknologi kendaraan yang kian pesat.

Jadwal Peluncuran dan Masa Depan AMG

Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk meminang mobil ini, harap sedikit bersabar. Mercedes-AMG merencanakan jadwal rilis yang bertahap. Varian Mercedes-AMG GT 55 dijadwalkan mulai menyapa pasar pada akhir tahun 2026. Sementara itu, untuk varian yang lebih bertenaga, yakni GT 63, baru akan menyusul pada awal tahun 2027.

Langkah Mercedes-AMG ini menandai babak baru dalam transformasi merek tersebut. Mereka ingin membuktikan bahwa transisi ke energi listrik tidak berarti harus mengorbankan jiwa dan performa. Sebaliknya, listrik justru membuka peluang baru untuk menciptakan kendaraan yang tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga lebih bertenaga dan lebih pintar dibandingkan pendahulunya. Dengan segala inovasi yang dibawa, Mercedes-AMG GT 4-Door EV siap menjadi standar baru dalam industri otomotif global.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *