Aksi Nyeleneh Penumpang Pesawat: Dari Sembunyi di Bagasi Kabin Hingga ‘Dapur’ Dadakan di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Rendi Saputra | Menit Ini
25 Apr 2026, 18:51 WIB
Aksi Nyeleneh Penumpang Pesawat: Dari Sembunyi di Bagasi Kabin Hingga 'Dapur' Dadakan di Ketinggian 30 Ribu Kaki

MenitIni — Dunia penerbangan kembali dikejutkan oleh aksi yang tidak hanya berbahaya, tetapi juga mengundang geleng-geleng kepala dari para pengguna jasa transportasi udara di seluruh dunia. Bayangkan, di tengah ketatnya protokol keselamatan penerbangan, seorang pria justru memilih menjadikan kompartemen bagasi kabin sebagai tempat persembunyiannya. Fenomena mengejar konten atau sekadar sensasi murah ini kini menjadi sorotan tajam karena dianggap mempertaruhkan nyawa dan kenyamanan penumpang lainnya.

Drama di Balik Kompartemen Bagasi Ryanair

Kejadian yang kini tengah viral bermula dari sebuah unggahan di media sosial TikTok oleh seorang pria yang menggunakan identitas @gaetanino97. Dalam penerbangan maskapai Ryanair yang melayani rute dari Malta menuju Naples, Italia, pria tersebut melakukan aksi nekat dengan memanjat dan berbaring di dalam ruang penyimpanan bagasi yang terletak tepat di atas kursi penumpang. Melalui pantauan MenitIni, rekaman tersebut memperlihatkan suasana kabin yang riuh dengan tawa dan sorak-sorai penumpang lain yang tampaknya terhibur oleh aksi konyol tersebut.

Baca Juga

Wujudkan Wedding Dream, Intip Detail Kebaya Klasik Syifa Hadju Garapan Vera Anggraini yang Memukau di Hari Bahagia

Wujudkan Wedding Dream, Intip Detail Kebaya Klasik Syifa Hadju Garapan Vera Anggraini yang Memukau di Hari Bahagia

Pria bertubuh mungil itu terlihat sangat santai berbaring di ruang sempit tersebut sambil berteriak kencang, “Napoli!”—merujuk pada kota tujuannya di Italia. Dalam keterangan unggahannya, ia berseloroh bahwa tindakannya tersebut merupakan trik cerdik agar tidak perlu membayar tiket untuk perjalanan pulang. “Cara agar tidak perlu bayar tiket pulang ke Napoli. Tapi mereka menangkap saya…” tulisnya dalam nada bercanda yang kemudian memicu perdebatan sengit di kolom komentar mengenai aspek keamanan pesawat.

Sisi Lain Sang Kreator: Dari Tawa Hingga Amukan di Terminal

Namun, popularitas yang ia cari tampaknya berujung pada rasa frustrasi. Dalam video lanjutan yang diunggahnya, Gaetanino terlihat mengamuk di dalam gedung terminal bandara. Kali ini, keceriaannya hilang total berganti dengan ledakan amarah setelah ia menyadari bahwa dirinya tertinggal penerbangan. Ia berteriak-teriak histeris di area publik dan bahkan terlihat mendorong pembatas antrean dengan emosional.

Baca Juga

7 Rahasia Bumbu Perkedel Singkong Biar Tekstur Pulen dan Tidak Keras: Wajib Coba di Rumah!

7 Rahasia Bumbu Perkedel Singkong Biar Tekstur Pulen dan Tidak Keras: Wajib Coba di Rumah!

“Guys, kita ketinggalan pesawat!!!!!” tulisnya dalam keterangan video tersebut. Hingga laporan ini diturunkan oleh tim redaksi MenitIni, pihak Ryanair masih belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden spesifik ini. Namun, profil Gaetanino sebagai pembuat konten memang dikenal sering melakukan aksi provokatif di ruang publik, mulai dari memainkan piano secara brutal di pusat perbelanjaan hingga berlari-lari tak tentu arah di bandara hanya demi mendulang jumlah penayangan atau viewers.

Kritik Tajam: Antara Lelucon dan Pelanggaran Hukum

Meskipun sebagian orang menganggap aksinya lucu, mayoritas netizen memberikan reaksi yang kontras. Banyak yang menilai bahwa aksi masuk ke dalam bagasi kabin adalah bentuk pelecehan terhadap tugas para awak kabin yang bekerja keras menjaga ketertiban. Kompartemen bagasi dirancang untuk menahan beban mati berupa tas dan koper, bukan beban hidup manusia yang bergerak, yang berisiko merusak struktur pesawat atau mencelakai orang di bawahnya jika pintu kompartemen terbuka secara tidak sengaja.

Baca Juga

Aksi Dramatis Persalinan di Atas Awan: Bayi Lahir di Pesawat Delta Airlines Hanya dengan Tiga Kali Mengejan

Aksi Dramatis Persalinan di Atas Awan: Bayi Lahir di Pesawat Delta Airlines Hanya dengan Tiga Kali Mengejan

Gary Leff, seorang kontributor dari situs analisis penerbangan A View From the Wing, menyatakan bahwa alasan “menghindari ongkos tiket” sangatlah tidak masuk akal. Secara teknis, seseorang tidak mungkin bisa masuk ke dalam pesawat tanpa melewati pemeriksaan dokumen dan memiliki tiket resmi di awal. Justru, tindakan membawa diri masuk ke bagasi kabin di maskapai bertarif rendah seperti Ryanair bisa berujung pada denda tambahan karena maskapai tersebut sangat ketat dalam aturan penggunaan ruang kabin.

Tren Berbahaya yang Terus Berulang

Fenomena ini sayangnya bukan yang pertama kali terjadi. Pada awal tahun 2024, maskapai Southwest Airlines juga sempat dihebohkan oleh seorang penumpang yang tertangkap kamera sedang tidur di dalam ruang penyimpanan bagasi. Meski banyak yang melontarkan sindiran bahwa itu adalah cara baru memilih kursi di maskapai yang menerapkan kebijakan tempat duduk bebas, otoritas penerbangan memandang tren ini sebagai ancaman serius terhadap keselamatan penerbangan internasional.

Baca Juga

Upgrade Penampilan: 6 Rekomendasi Blazer Pria Terbaik untuk Tampil Maskulin dan Profesional Tanpa Kaku

Upgrade Penampilan: 6 Rekomendasi Blazer Pria Terbaik untuk Tampil Maskulin dan Profesional Tanpa Kaku

Dapur Dadakan di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Tak hanya soal tempat duduk, kegilaan penumpang juga merambah ke urusan konsumsi. MenitIni merangkum kisah seorang influencer bernama Katie yang memicu kontroversi besar setelah nekat memasak pasta di kursinya saat pesawat sedang mengudara. Dengan membawa bahan-bahan mentah, ia mencampur, menggulung, dan membentuk adonan gnocchi tepat di atas meja nampan yang biasanya digunakan untuk meletakkan makanan maskapai.

Video memasak pasta tersebut telah ditonton lebih dari 10 juta kali, namun banjir kritik tak terbendung. Netizen melabeli aksi tersebut sebagai tindakan yang “menjijikkan” dan “tidak higienis”. Fakta medis menunjukkan bahwa meja nampan di pesawat seringkali menjadi sarang bakteri karena jarang dibersihkan secara mendalam di antara jadwal penerbangan yang padat. Seorang pembersih pesawat profesional bahkan memperingatkan bahwa lantai jalanan di kota besar mungkin lebih bersih dibandingkan permukaan apa pun yang disentuh penumpang di dalam kabin.

Baca Juga

Terobosan Baru atau Kontroversi? Paspor Amerika Serikat Edisi Khusus Bakal Tampilkan Wajah Donald Trump

Terobosan Baru atau Kontroversi? Paspor Amerika Serikat Edisi Khusus Bakal Tampilkan Wajah Donald Trump

Aroma Mengganggu dan Risiko Alergi

Aksi masak-memasak ini juga membahayakan penumpang lain yang mungkin memiliki alergi parah, seperti penderita celiac atau alergi makanan laut. Belum lama ini, seorang kreator konten lain bahkan nekat memasak udang bawang putih di dalam toilet pesawat. Selain masalah sanitasi yang sangat buruk, aroma yang dihasilkan dari proses memasak tersebut sangat mengganggu sirkulasi udara di ruang tertutup kabin pesawat.

Para ahli menyarankan agar penumpang tetap menghormati aturan ruang publik. Pesawat adalah moda transportasi kolektif di mana setiap tindakan individu dapat berdampak pada kenyamanan dan keselamatan ratusan orang lainnya. MenitIni mengimbau agar para pelaku konten viral mulai memikirkan konsekuensi jangka panjang, termasuk risiko dimasukkan ke dalam daftar larangan terbang (no-fly list) yang dapat menutup akses mereka untuk bepergian lewat udara di masa depan.

Kesimpulannya, tren mencari perhatian di pesawat dengan cara-cara ekstrem seperti bersembunyi di bagasi atau memasak secara ilegal adalah bentuk kemunduran etika bertransportasi. Keamanan dan kenyamanan bersama harus selalu menjadi prioritas utama, jauh di atas keinginan untuk sekadar mendapatkan tanda ‘suka’ di media sosial.

Rendi Saputra

Rendi Saputra

Kontributor berita umum dengan keahlian investigasi. Fokus pada isu-isu viral yang membutuhkan penelusuran lebih dalam agar tetap akurat.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *