Bukan Sekadar Mobil, Chery Kini Resmi Pasarkan Robot Humanoid Canggih Mornine M1

Dewi Amalia | Menit Ini
15 Apr 2026, 16:22 WIB
Bukan Sekadar Mobil, Chery Kini Resmi Pasarkan Robot Humanoid Canggih Mornine M1

MenitIni — Raksasa otomotif asal Tiongkok, Chery, baru saja mengukuhkan posisinya sebagai pionir teknologi masa depan dengan langkah yang cukup mengejutkan. Tidak lagi hanya berkutat pada peluncuran mobil listrik terbaru, pabrikan ini secara resmi merambah dunia robotika dengan meluncurkan robot humanoid canggih yang kini mulai dipasarkan secara komersial kepada publik.

Transformasi Chery: Dari Aspal ke Dunia Robotika

Langkah berani ini dilakukan melalui anak perusahaannya, AiMoga. Robot humanoid yang diberi nama Mornine M1 tersebut telah resmi melantai di platform e-commerce raksasa, JD.com. Kehadiran Mornine M1 menjadi sinyalemen kuat bahwa batas antara industri manufaktur kendaraan dan teknologi kecerdasan buatan (AI) kini semakin memudar.

Baca Juga

LEPAS Guncang Beijing Auto Show 2026: Strategi ‘Elegansi’ dan Gebrakan Mobil Listrik Masa Depan untuk Pasar Global

LEPAS Guncang Beijing Auto Show 2026: Strategi ‘Elegansi’ dan Gebrakan Mobil Listrik Masa Depan untuk Pasar Global

Bagi konsumen yang tertarik memilikinya, pemesanan sudah bisa dilakukan mulai saat ini. Namun, pembeli harus bersabar karena unit pertama dijadwalkan baru akan dikirimkan pada akhir Mei 2026 mendatang. Terkait harga, robot futuristik ini dibanderol sebesar 285.800 yuan, atau jika dikonversi berada di kisaran Rp600 jutaan (sekitar USD 41.400). Dengan label harga tersebut, Mornine M1 jelas membidik segmen premium, khususnya untuk kebutuhan profesional dan operasional bisnis.

Spesifikasi Menawan di Balik Tubuh Robotik

Secara fisik, Mornine M1 dirancang menyerupai proporsi manusia dewasa dengan tinggi mencapai 167 cm dan bobot sekitar 70 kg. Postur ini sengaja dipilih agar interaksi antara robot dan manusia terasa lebih alami dan tidak kaku. Untuk urusan mobilitas, Chery menyematkan 40 derajat kebebasan gerak (degree of freedom), yang memungkinkan M1 berjalan dengan luwes hingga melakukan tugas-tugas tangan yang cukup kompleks.

Baca Juga

BMW Siapkan Revolusi Hatchback Listrik Lewat Proyek i1: Performa Ikonik dengan Platform Neue Klasse

BMW Siapkan Revolusi Hatchback Listrik Lewat Proyek i1: Performa Ikonik dengan Platform Neue Klasse

Dari sisi dapur pacu digitalnya, Mornine M1 dibekali dengan berbagai sensor mutakhir seperti 3D LiDAR, kamera kedalaman (depth camera), kamera sudut lebar (wide-angle), hingga sensor ultrasonik. Kombinasi perangkat keras ini memungkinkan sang robot memahami navigasi lingkungan dengan presisi tinggi secara mandiri. Meskipun demikian, daya tahan baterainya saat ini masih terbatas pada kapasitas 0,7 kWh yang sanggup menopang operasional selama kurang lebih dua jam dengan durasi pengisian daya yang setara.

Bisa Jadi Sales hingga Resepsionis

MenitIni mencatat bahwa kegunaan Mornine M1 tidak hanya sebatas pajangan teknologi. Robot ini memiliki fungsi praktis yang sangat luas. Beberapa kemampuan unggulannya meliputi:

  • Membuka pintu mobil secara otomatis.
  • Melakukan operasi dua tangan (dual-hand operation) untuk tugas teknis.
  • Dikendalikan dari jarak jauh melalui integrasi teknologi VR.
  • Berperan sebagai tenaga penjualan (sales) atau resepsionis di area publik.

Potensi pemanfaatannya sangat besar, mulai dari menjadi garda depan di showroom mobil, asisten di pusat perbelanjaan, hingga pengelola layanan di area publik lainnya. Chery memanfaatkan fondasi kuat mereka dalam pengembangan sistem sensor dan arsitektur elektronik otomotif untuk memastikan robot ini kompetitif di pasar global.

Baca Juga

Dominasi Mutlak Daihatsu Gran Max: Menguasai 72 Persen Pasar Mobil Niaga di Indonesia

Dominasi Mutlak Daihatsu Gran Max: Menguasai 72 Persen Pasar Mobil Niaga di Indonesia

Masa Depan Industri yang Kian Cerdas

Strategi Chery ini sejalan dengan tren global di mana produsen otomotif mulai melirik sektor robotika sebagai mesin pertumbuhan baru. Dengan skema kepemilikan yang fleksibel, mulai dari pembelian langsung hingga sistem leasing, Chery berusaha memperluas jangkauan pasar robot humanoid ini sebelum fase komersialisasi besar-besaran yang diprediksi meledak pada paruh kedua tahun 2026.

Kini, kehadiran robot pintar di tengah-tengah kita bukan lagi sekadar bumbu film fiksi ilmiah. Dengan Mornine M1, Chery membuktikan bahwa masa depan layanan pelanggan mungkin tidak lagi hanya melibatkan manusia, melainkan juga asisten robotik yang siap melayani 24 jam dengan kecerdasan yang terus berkembang.

Dewi Amalia

Dewi Amalia

Penulis spesialis gaya hidup dan kesehatan. Dewi memiliki minat besar pada isu mental health dan tren diet berkelanjutan.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *