Eksplorasi Cita Rasa Beku: Menjajal Peran Barista Sehari di Balik Keajaiban Kopi Minus 86 Derajat Celcius
MenitIni — Pernahkah Anda membayangkan berdiri di sisi lain meja bar, bukan sebagai penikmat yang menanti pesanan, melainkan sebagai eksekutor di balik mesin kopi mutakhir? Pengalaman inilah yang kami rasakan saat menantang diri menjadi seorang barista sehari, meracik ramuan kopi unik yang suhunya menyentuh angka ekstrem minus 86 derajat celcius (-86°C).
Bertempat di BeanStar Gandaria City, perjalanan dimulai dengan mengenakan celemek sebagai simbol profesionalisme dan higienitas. Di bawah bimbingan Fitri, Lead Store Manager setempat, kami menyelami filosofi di balik menu ikonik yang tengah viral ini. Keunikan utamanya terletak pada penggunaan gelas eco-friendly yang dibekukan secara khusus dalam freezer bersuhu sangat rendah, sebuah inovasi yang jarang ditemui di kedai kopi konvensional lainnya.
Sains di Balik Suhu Ekstrem dan Metode Ristretto
Meskipun target suhu berada di angka -86°C, dinamika suhu ruang akibat aktivitas buka-tutup mesin membuat suhu gelas seringkali terbaca di angka -76°C saat hendak digunakan. Menariknya, dibutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam bagi gelas-gelas tersebut untuk mencapai titik beku yang sempurna. Namun, suhu dingin bukanlah satu-satunya bintang utama dalam racikan ini.
Sebelum gelas dikeluarkan dari mesin pembeku, kami diarahkan untuk mengekstraksi biji kopi pilihan menggunakan metode ristretto. Berbeda dengan espresso standar, ristretto menggunakan gramasi dan rasio air yang berbeda sehingga menghasilkan karakter rasa yang lebih ringan namun tetap kaya. Biji kopi yang digunakan pun merupakan hasil kurasi global, mulai dari Yunnan, Brasil, Ethiopia, hingga kebanggaan lokal seperti kopi dari Temanggung.
Aturan Emas 40 Detik
Proses peracikan berlanjut dengan mencampurkan cairan susu yang telah diberi sentuhan vanila dan krimer dengan tingkat kemanisan yang terjaga. Setelah susu dituangkan ke dalam gelas beku, barulah double shot kopi panas ditambahkan. Di sinilah letak seninya: pelanggan disarankan untuk langsung menyesap minuman ini sebanyak tiga kali dalam kurun waktu hanya 40 detik.
Mengapa demikian? Kontras suhu antara gelas beku dan kopi panas bersuhu 92°C menciptakan sensasi yang singkat namun intens. Fitri menyarankan agar minuman ini tidak diaduk. Tujuannya adalah agar penikmat kopi bisa merasakan degradasi rasa secara organik, mulai dari pahitnya kopi yang tegas, tekstur creamy dari susu, hingga akhiran manis yang lembut. Metode ini juga menghindari penggunaan es batu yang seringkali membuat rasa kopi menjadi hambar atau watery karena proses pencairan air.
Varian Okinawa dan Warisan Kopi Indonesia
Tak hanya varian kopi beku, kami juga berkesempatan meracik Kopi Okinawa. Minuman ini memadukan kelembutan susu krimer dengan espresso yang kuat, dipercantik dengan bongkahan honeycomb yang terbuat dari gula aren karamel. Sentuhan honeycomb ini memberikan tekstur renyah dan rasa manis yang tidak mendominasi, menjaga karakter asli biji kopi arabika tetap bersinar.
BeanStar sendiri merupakan jaringan kedai kopi asal China yang mulai menancapkan taringnya di Jakarta sejak 2022. Kehadirannya menambah semarak industri kuliner kopi di tanah air. Fenomena ini sejalan dengan posisi Indonesia yang kini menempati peringkat keempat sebagai produsen kopi terbesar di dunia pada tahun 2024. Kopi bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan produk unggulan yang mendorong UMKM lokal untuk mampu bersaing di panggung global.
Bagi Anda yang ingin mencicipi sensasi dingin yang tak biasa, varian seperti Vanilla Dirty, Palm Sugar Dirty, hingga Uji Matcha Dirty siap memanjakan lidah. Dengan sentuhan teknologi dan teknik barista yang tepat, segelas kopi kini bisa menjadi petualangan rasa yang tak terlupakan.