Paul Scholes Sebut Max Dowman Adalah ‘Lamine Yamal’ Inggris, Layak Masuk Skuad Piala Dunia
MenitIni — Keberanian untuk mengorbitkan talenta muda di panggung internasional seringkali menjadi pembeda antara tim yang sekadar kuat dan tim yang juara. Berkaca pada fenomena Lamine Yamal yang meledak bersama Timnas Spanyol, legenda Manchester United, Paul Scholes, meyakini bahwa Inggris kini memiliki ‘permata’ serupa dalam diri Max Dowman, wonderkid Arsenal yang tengah menjadi buah bibir.
Nama Max Dowman memang mendadak meroket setelah berhasil menembus tim utama The Gunners musim ini. Bukan sekadar pelengkap bangku cadangan, Dowman mengukir tinta emas sejarah sebagai salah satu pemain termuda yang pernah menginjakkan kaki di rumput Liga Inggris. Ketajamannya pun teruji saat ia dinobatkan sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut kala menghadapi Everton.
Visi Langka yang Mengingatkan pada Keberanian Spanyol
Bagi Paul Scholes, usia hanyalah angka jika sang pemain memiliki kualitas yang melampaui zamannya. Dalam diskusinya di podcast The Good, The Bad & The Football, Scholes secara gamblang mendesak agar Dowman segera dipromosikan ke skuad senior Tiga Singa untuk ajang Piala Dunia.
“Seberapa hebat Max Dowman? Dia luar biasa. Jika Anda bertanya apakah dia harus masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia, lihat saja apa yang dilakukan Spanyol terhadap Lamine Yamal. Masukkan saja dia ke tim!” tegas Scholes dengan nada penuh keyakinan. Ia menilai Inggris butuh suntikan karakter pemain yang berani dan punya kemampuan improvisasi tinggi seperti Dowman.
Tuchel dan Harapan pada Talenta Muda
Gaya permainan Dowman yang licin dan kemampuannya melewati lawan dengan elegan dianggap sebagai aset langka yang tidak dimiliki pemain Inggris lainnya saat ini. Scholes juga menyoroti bagaimana performa Dowman di level Inggris U20 menunjukkan kematangan yang luar biasa untuk pemain seusianya.
“Kita tidak punya pemain dengan profil seperti Dowman. Saya rasa Thomas Tuchel adalah tipe manajer yang berani dan mungkin akan tertarik untuk membawanya. Coba lihat gol-gol yang ia cetak untuk tim nasional junior, itu bukan kebetulan,” tambah sang maestro lini tengah tersebut.
Siap Berkorban Demi Sang ‘Permata’
Saking kagumnya, Scholes menegaskan bahwa dirinya tidak akan ragu untuk mencoret nama pemain senior manapun demi memberikan satu tempat bagi Dowman. Menurutnya, pemain dengan kemampuan individu yang bisa memecah kebuntuan seperti Dowman harus diberi panggung sebesar Piala Dunia agar bisa berkembang secara maksimal.
“Siapa pun (yang harus keluar), saya tidak peduli. Spanyol melakukan perjudian itu dan mereka memetik sukses besar. Dowman punya kemampuan melewati lawan dengan sangat mudah, sesuatu yang jarang kita lihat pada pemain lokal kita sendiri,” pungkasnya.
Meskipun manajer Arsenal, Mikel Arteta, masih sangat berhati-hati dalam mengelola menit bermain Dowman untuk menghindari risiko cedera atau tekanan mental, namun gelombang desakan agar sang pemain segera naik kelas tampaknya akan sulit dibendung seiring dengan performanya yang kian matang di lapangan hijau.