Waspada Hoaks! Bantuan Token Listrik Rp 700 Ribu Atas Nama Prabowo-Gibran Ternyata Modus Penipuan
MenitIni — Di tengah antusiasme masyarakat menyambut kebijakan ekonomi pemerintah yang baru, para oknum tidak bertanggung jawab justru memanfaatkan momentum tersebut untuk melancarkan aksi penipuan siber. Belakangan ini, jagat media sosial dihebohkan dengan sebaran informasi mengenai tautan pendaftaran bantuan token listrik senilai Rp 700.000 yang diklaim berasal dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Narasi Menggiurkan di Media Sosial
Berdasarkan pantauan tim redaksi, unggahan yang mulai viral pada awal April 2026 tersebut menyebar luas melalui platform Facebook. Unggahan itu memuat poster bernuansa resmi dengan logo PLN yang disertai kutipan bernada optimistis: “Kabar gembira! Presiden Prabowo dan Gibran telah meluncurkan Token Listrik Bantuan 700 Ribu untuk masyarakat Indonesia. Terang, Sejahtera, Maju.”
Pengguna media sosial diminta untuk mengklik menu pendaftaran yang tertera. Namun, patut diwaspadai bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi pemerintah atau PLN, melainkan ke sebuah halaman eksternal yang meminta data pribadi sensitif, termasuk nama lengkap hingga nomor akun Telegram pengguna.
Penelusuran Fakta: PLN Pastikan Itu Hoaks
Menanggapi kabar yang meresahkan tersebut, pihak PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi tegas. Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks murni dan terindikasi kuat sebagai upaya scamming atau penipuan siber.
“Kami memastikan bahwa PLN tidak pernah menyelenggarakan program bantuan atau promo token gratis dengan cara pendaftaran melalui link tidak resmi seperti yang beredar di media sosial tersebut,” tegas Gregorius dalam pernyataannya. Ia juga mengimbau agar masyarakat hanya mempercayai kanal komunikasi resmi untuk menghindari pencurian data pribadi.
Segala bentuk promo atau kebijakan resmi dari PLN terkait layanan ketenagalistrikan dapat diakses langsung melalui aplikasi PLN Mobile atau akun media sosial korporat yang telah terverifikasi. Masyarakat diingatkan untuk tidak gegabah memberikan identitas diri pada situs yang tidak memiliki kredibilitas.
Fokus Pemerintah: Listrik Desa, Bukan Bagi-Bagi Link
Alih-alih memberikan bantuan instan lewat tautan media sosial, pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto sebenarnya sedang fokus pada pemerataan infrastruktur energi nasional. Berdasarkan rapat terbatas di Istana Merdeka, arah kebijakan energi nasional saat ini lebih difokuskan pada program percepatan listrik desa.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik untuk segera mendapatkan akses energi hingga tahun 2029-2030. Program ini merupakan langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari pinggiran, bukan sekadar pemberian bantuan jangka pendek yang bersifat administratif melalui situs internet.
Kesimpulan
Dapat dipastikan bahwa informasi pendaftaran bantuan token listrik Rp 700 ribu dari Prabowo-Gibran adalah salah atau hoaks. Tautan tersebut merupakan modus penipuan online yang bertujuan untuk mencuri data pribadi masyarakat. Tetaplah waspada dan selalu saring informasi sebelum membagikannya.